Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Berangkatkan 8 Guru Berprestasi Disdik Aceh, PT Sarmaniya Merugi Hingga Rp290 Juta

redaksi by redaksi
24/02/2024
in Lintas Timur
0
Berangkatkan 8 Guru Berprestasi Disdik Aceh, PT Sarmaniya Merugi Hingga Rp290 Juta

BANDA ACEH – Perusahaan travel umroh dan Haji mitra Dinas Pendidikan Aceh PT. Sinergi Digiteknologi Indonesia (SDI) diduga telah membohongi Perusahaan Travel Haji dan Umroh PT. Sarmaniya Bina Utama terkait pemberangkatan 8 Guru dan Tenaga Kependidikan pemenang kategori Guru & Tenaga kependidikan berprestasi yang dibiayai Dinas Pendidikan Aceh. Akibatnya, PT Sarmaniya mengalami kerugian hingga Rp290 juta.

“Hingga kini PT SDI tidak membayarkan sepeserpun biaya perjalanan 8 jemaah umroh tersebut,” kata Kuasa Hukum PT. Sarmaniya Bina Utama, Taufik Tanjung, SH, MH, dalam jumpa pers, Jum’at (23/2/2024) di kantor PT Sarmaniya, jalan Kebun Raja, Ie Masen, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Dijelaskan Taufik, kliennya dirugikan setelah PT SBI meminta bantu pada PT Sarmaniya milik kliennya untuk mendaftarkan 8 orang jemaah umroh yang dibiayai Disdik Aceh, karena PT SDI tidak memiliki kelengkapan dokumen untuk memberangkatkan 8 orang jemaah tersebut. Namun kliennya tidak percaya dengan permintaannya, hingga pihak SDI yang berinisial “Ir” menelpon langsung Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) “AL” di Dinas Pendidikan Aceh untuk meyakinkan PT Sarmiya. Mendengar pembicaraan itu, lantas kliennya menerima tawaran tersebut.

Sebagai perusahaan profesional, PT. Sarmaniya Bina Utama lantas mendaftarkan 8 orang yang dimaksud sebagai peserta umroh, semua pembiayaan dari tiket hingga penginapan ditanggung sementara PT. Sarmaniya Bina Utama yang besarannya mencapai Rp290 juta hingga setelah pencairan dilakukan Disdik Aceh akan diganti.

“Dua hari jelang keberangkatan, saya menghubungi Disdik Aceh, katanya sudah dicairkan kepada PT SDI. Sehingga saya menghubungi PT SDI, dan saya diajak Direktur PT SDI, “KRN” bersama “IR” ke Bank Aceh, namun mereka menghilang dari kantor bank Aceh,” jelas Komisaris PT. Sarmaniya Bina Utama, Agustina Mulyawati, pada jumpa pers itu. “Tapi kemudian beberapa hari kemudian mengirim bukti transfer sebesar Rp.50 juta, tetapi tidak ada, mereka kirim bukti transfer kosong,” lanjut Titin, panggilan Agustina Mulyawati.

Kata Titin, hingga kini pihaknya sudah tidak dapat menghubungi KRN dan IR dari PT SDI, sehingga yang dilakukan kemudian mempertanyakan kepada pihak disdik, namun tidak digubris bahkan sambutannya kurang baik.

lantas, Titin mengaku harus memakai jasa pengacara agar perselisihan yang terjadi bisa cepat selesai, selain memang Titin sendiri sudah melaporkan PT SDI ke Polda Aceh. “Yang kami inginkan hanya dibayar saja,” jeasnya.

“Ibu Titin melaporkan PT SDI sebelum meminta saya menjadi kuasa hukum beliau,” lanjut Taufik.

Dijelaskan Taufik, pihaknya sudah mendalami kasus yang dialami kliennya PT Sarmaniya, dalam hal ini Disdik Aceh sebagai pengguna anggaran telah melakukan tindakan melanggar hukum dengan meluluskan semua persyaratan PT SDI padahal PT SDI terbilang baru dan tidak memiliki wewenang memberangkatkan jemaah umroh karena tidak memiliki izin dan sertifikat dari Komite Akreditasi Nasional, sebagai syarat perusahaan haji dan umroh.

“Disdik Aceh telah menabrak aturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1251 Tahun 2021 Berkaitan dengan dokumen yang menjadi ketentuan mutlak,” ucap Taufik.

Dalam hal ini–lanjut dia–Dinas Pendidikan Aceh tidak tepat sasaran meperdayakan Pihak kedua sebagai Perusahaan yang dipercayai untuk Perjalanan Umrah. “Dugaan kami PT. Sinergi tersebut tidak memiliki izin, lesensi, sertifikat ataupun kelengkapan lainnya. “Tindakan ini kecerobohan atau pembiaran oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, dan kemudian jika kita lihat dari NPWP saja, ini baru dibuat/didaftarkan tanggal 18 November 2023. tanggal
18 November 2023 adalah keberangkatan Umrah,”.

Untuk itu pihaknya meminta Disdik Aceh dapat bersikap baik untuk penyelesaian yang menyebabkan kerugian matrial dan inmatrial pada PT. Sarmaniya Bina Utama.

“Kami juga akan melaporkan Dinas Pendidikan Aceh ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Agama RI karena terindikasi melanggar aturan dengan menetapkan perusahaan PT. Sinergi Digiteknologi Indonesia (SDI) sebagai mitra memberangkatan 8 orang jemaah Umroh.

“Kami juga akan menempuh jalur hukum bila dalam kasus ini ada unsur pidananya yang dilakukan Disdik Aceh,” demikian Taufik.[]

Previous Post

Dua Kandidat DPD Dilaporkan ‘Tekan’ PPK Ubah Suara di Pidie dan Pijay

Next Post

Menlu RI di ICJ soal Agresi Israel: Harus Tarik Pasukan Sekarang

Next Post
Menlu Minta Sejumlah Negara Hapus Status Indonesia dalam Redlist Covid-19

Menlu RI di ICJ soal Agresi Israel: Harus Tarik Pasukan Sekarang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ratusan Warga Drien Jaloe Antusias Ikuti Program Pemerintah Abdya “Doto Saweu Gampong”

Ratusan Warga Drien Jaloe Antusias Ikuti Program Pemerintah Abdya “Doto Saweu Gampong”

05/09/2026
Bulog Sigli Pastikan Stok Beras Aman

Bulog Sigli Pastikan Stok Beras Aman

05/09/2026
NGI Berangkatkan Pemuda Aceh ke NTT, Bawa Misi Kemanusiaan Pascabencana

NGI Berangkatkan Pemuda Aceh ke NTT, Bawa Misi Kemanusiaan Pascabencana

05/09/2026
Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

05/09/2026
Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

05/09/2026

Terpopuler

Berangkatkan 8 Guru Berprestasi Disdik Aceh, PT Sarmaniya Merugi Hingga Rp290 Juta

Berangkatkan 8 Guru Berprestasi Disdik Aceh, PT Sarmaniya Merugi Hingga Rp290 Juta

24/02/2024

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com