TAKENGON – Sebanyak 226 siswa baru di SMA Negeri 4 Takengon Kabupaten Aceh Tengah mengikuti Try Out Asesmen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2026/2027.
Pelaksanaan try out itu berlangsung di ruang kelas SMA Negeri 4 Takengon dengan memakai hand phone (hp) android yang digunakan oleh siswa baru, Selasa (21/7/2026).
Kepala SMA Negeri 4 Takengon, Syafriadi SSi mengatakan, try out ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh bagi peserta didik baru khususnya jenjang SMA.
“Tujuannya adalah memberikan pengalaman awal kepada siswa dalam mengikuti asesmen berbasis komputer sekaligus mengukur kesiapan mereka sebelum mengikuti asesmen yang sesungguhnya,” ujar Syafriadi.
Katanya, pelaksanaan kegiatan mengusung tema “Membangun Generasi Unggul Aceh Melalui Asesmen Berkualitas untuk Pendidikan yang Bermakna.”
Syafriadi menjelaskan, tema tersebut mencerminkan komitmen dunia pendidikan di Aceh untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran melalui sistem asesmen yang objektif, transparan, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
Ia menyampaikan, sejak pagi hari para peserta didik baru telah hadir di sekolah dengan penuh antusias. Mereka mengikuti arahan guru dan tendik sebelum memasuki ruangan yang telah ditentukan.
Disampaikannya, seluruh peserta kemudian mengeluarkan hp andtoid yang telah mereka bawa oleh masing-masing siswa baru.
“Selama pelaksanaan asesmen berlangsung, suasana terlihat tenang, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Lebih lanjut Syafriadi menuturkan, para guru dan tenaga kependidikan memastikan seluruh perangkat jaringan internet, serta aplikasi yang digunakan dapat berfungsi secara optimal.
Dikatakannya, berkat persiapan yang matang, pelaksanaan try out berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kepala.sekolah memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tendik yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan try out tidak terlepas dari kerja sama seluruh warga sekolah dalam mempersiapkan sarana, prasarana, serta pelayanan kepada peserta didik baru.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan serta semua pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan Try Out Asesmen MPLS dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar,” ucap Syafriadi.
Ia berharap, para peserta didik baru mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan penuh kesungguhan. Asesmen bukan hanya bertujuan mengukur kemampuan awal peserta didik, tetapi juga melatih kejujuran, kedisiplinan, kemampuan berpikir, serta kesiapan mereka memasuki dunia pendidikan di jenjang SMA.
“Kami berharap seluruh peserta didik baru mengikuti try out ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang berharga sekaligus bekal untuk menghadapi asesmen yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Keseriusan sejak awal akan membentuk karakter belajar yang disiplin dan bertanggung jawab,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Musyawirirna SH MPd menambahkan, try out ini selain menjadi bagian dari MPLS, kegiatan itu juga menjadi media bagi peserta didik untuk mengenal sistem asesmen berbasis digital yang kini semakin banyak diterapkan dalam dunia pendidikan.
“Melalui pengalaman tersebut, diharapkan siswa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran masa kini,” kata Musyawirirna.
Dikatakannya, pelaksanaan Try Out Asesmen MPLS sekaligus menunjukkan komitmen SMK Negeri Takengon dalam mendukung berbagai kebijakan Dinas Pendidikan Aceh untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Musyawirirna menegaskan, pihak SMA Negerin4 Takengon terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif, memanfaatkan teknologi secara optimal, serta membangun budaya belajar yang aktif, kreatif dan berkarakter.









