Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

BKSDA Aceh Bawa Dua Gading Gajah Sumatera yang Mati untuk Pemeriksaan

redaksi by redaksi
06/03/2024
in Lintas Barat Selatan
0
BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penyebab Kematian Gajah di Aceh Barat

Anak gajah sumatra (elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina berusia lima tahun ditemukan mati oleh warga lokal di bantaran Sungai Krueng Lancong, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, Selasa (19/12/2023). ANTARA/HO/Warga.

Nagan Raya – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh membawa dua buah gading Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatrensis) ke Banda Aceh, yang sebelumnya ditemukan mati di kawasan bantaran sungai di Desa Paya Undan, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

“Dua gading gajah ini dibawa oleh tim dokter forensik BKSDA untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan,” kata Kapolsek Seunagan, Polres Nagan Raya, Aceh, Iptu M Thahar saat dikonfirmasi ANTARA di Suka Makmue, Rabu.

Ia menyebutkan tim dokter BKSDA yang sebelumnya turun ke Nagan Raya belum bisa mengidentifikasi penyebab matinya seekor Gajah Sumatera di daerah ini, karena kondisi bangkai gajah telah membusuk.

Polisi yang turut mendampingi proses otopsi Gajah Sumatera tersebut, kata dia, sejauh ini masih menunggu informasi lanjutan dari BKSDA Aceh terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan dokter, guna mengetahui penyebab gajah tersebut mati.

Baca juga: Polisi selidiki kasus kematian gajah Sumatera di Nagan Raya Aceh

Ia menjelaskan bangkai gajah tersebut juga telah dikuburkan di lokasi temuan, mengingat kondisi bangkai yang telah membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

Penguburan dilakukan menggunakan satu unit alat berat yang khusus didatangkan ke lokasi temuan gajah, sehingga bau tak sedap tidak menyebar ke lingkungan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

IM Tahar menjelaskan kasus tersebut saat ini masih menjadi fokus pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian gajah di Nagan Raya tersebut.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkab Aceh Besar Gelar Rakor Evaluasi Kabupaten Layak Anak

Next Post

JPU: Tiga WNA Didakwa Selundupkan Imigran Rohingya ke Aceh

Next Post
JPU: Tiga WNA Didakwa Selundupkan Imigran Rohingya ke Aceh

JPU: Tiga WNA Didakwa Selundupkan Imigran Rohingya ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Belanja Naik Rp72 Miliar, Pendapatan Anjlok Rp134 Miliar: APBK-P Pidie Defisit Rp218 Miliar

Belanja Naik Rp72 Miliar, Pendapatan Anjlok Rp134 Miliar: APBK-P Pidie Defisit Rp218 Miliar

29/09/2026
APBK Perubahan 2026 Pidie Masuk Tahap Pengawasan, Alzaizi: Penutupan Bukan Akhir Tanggung Jawab

APBK Perubahan 2026 Pidie Masuk Tahap Pengawasan, Alzaizi: Penutupan Bukan Akhir Tanggung Jawab

29/09/2026
Tingkatkan Pemahaman Fardhu ‘Ain, Penyuluh Agama Bimbing Warga Binaan LAPAS

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

29/09/2026
Tingkatkan Pemahaman Fardhu ‘Ain, Penyuluh Agama Bimbing Warga Binaan LAPAS

Tingkatkan Pemahaman Fardhu ‘Ain, Penyuluh Agama Bimbing Warga Binaan LAPAS

29/09/2026
DPD RI Aceh Minta Dukungan Museum Tsunami untuk Perluas Pengenalan Lembaga kepada Masyarakat

DPD RI Aceh Minta Dukungan Museum Tsunami untuk Perluas Pengenalan Lembaga kepada Masyarakat

29/09/2026

Terpopuler

BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penyebab Kematian Gajah di Aceh Barat

BKSDA Aceh Bawa Dua Gading Gajah Sumatera yang Mati untuk Pemeriksaan

06/03/2024

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com