Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Partai Aceh Kecam Panglima TNI soal Partai Lokal Bisa Picu Konflik

redaksi by redaksi
23/03/2024
in Nanggroe
0
Partai Aceh Kecam Panglima TNI soal Partai Lokal Bisa Picu Konflik

Partai Aceh mengecam pernyataan Panglima TNI Agus Subiyanto yang menyebut partai lokal berpotensi munculkan konflik pemilu. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

BANDA ACEH – Partai Aceh mengecam pernyataan Panglim TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menyebut partai lokal di Aceh berpotensi menimbulkan konflik saat pemilu karena disinyalir jadi tempat berkumpulnya mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Pernyataan itu disampaikan Agus saat rapat dengan Komisi I DPR RI yang membahas pemetaan kerawanan Pilkada 2024.

Juru Bicara Partai Aceh Nurzahri menilai pernyataan Panglima TNI tersebut tendensius dan sengaja diarahkan ke partai besutan mantan panglima GAM tersebut.

“Jelas sekali pernyataan tendensius ini mengarah kepada Partai Aceh yang merupakan pemenang Pemilu 2024 di level Provinsi Aceh,” kata Nurzahri kepada wartawan, Jumat (22/3).

Untuk itu Partai Aceh meminta Panglima TNI meralat pernyataan tersebut dan memahami kondisi politik di Aceh setelah perdamaian antara Indonesia dengan GAM.

“Kami berharap sosok Agus Subiyanto selaku panglima TNI saat ini untuk meralat pernyataan tersebut dan belajar serta menelaah kembali perkembangan politik di Aceh,” katanya.

Nurzahri mengingatkan Agus Subiyanto bahwa Partai Aceh adalah satu-satunya wadah GAM dalam menyalurkan aspirasi politik setelah menguburkan impian merdeka dari Indonesia.

Lalu para eks kombatan juga sudah ikhlas menerima perdamaian Helsinki untuk mewujudkan kesejahteraan Aceh di bawah NKRI.

Komitmen itu, kata dia, sudah ditunjukkan semenjak Pilkada 2006, di mana hajatan demokrasi itu berjalan lancar walaupun ada kandidat pesaing lain dari Partai Nasional.

“Jika pun ada keributan pada tahun 2011-2012, hal ini lebih di sebabkan karena polemik aturan antara Aceh dan pusat, bukan konflik antarkandidat,” ungkapnya.

Partai Aceh juga meminta Panglima TNI juga adil dalam melihat seluruh partai yang ada di Indonesia, baik lokal maupun nasional. Sebab, keduanya dilindungi oleh konstitusi dan aturan yang sah.

“Kami menantang Panglima TNI untuk mengeluarkan pernyataan tendensius yang sama terhadap partai-partai nasional yang kader-kadernya ada yang terlibat dengan terorisme dan jaringan-jaringan terlarang di Indonesia,” ujarnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Nelayan Aceh Temukan 3 Mayat Diduga Warga Rohingya Mengapung di Laut

Next Post

BPJS Ketenagakerjaan bayar klaim Rp59,8 miliar di Aceh

Next Post
BPJS Ketenagakerjaan bayar klaim Rp59,8 miliar di Aceh

BPJS Ketenagakerjaan bayar klaim Rp59,8 miliar di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Disperindag Aceh Gelar Operasi Pasar di Enam Kabupaten Terdampak Bencana

Disperindag Aceh Gelar Operasi Pasar di Enam Kabupaten Terdampak Bencana

25/04/2026
Puluhan PMI Ilegal Tiba di Aceh dari Malaysia

Puluhan PMI Ilegal Tiba di Aceh dari Malaysia

25/04/2026
Petugas Haji Embarkasi Aceh Diminta Disiplin dan Patuh Regulasi

Petugas Haji Embarkasi Aceh Diminta Disiplin dan Patuh Regulasi

25/04/2026
Pemkab Aceh Besar Amankan Rencong sebagai Warisan Budaya

Pemkab Aceh Besar Amankan Rencong sebagai Warisan Budaya

25/04/2026
Ohku, Oknum Pengacara Banda Aceh Jadi Tersangka Rudapaksa Anak

Ohku, Oknum Pengacara Banda Aceh Jadi Tersangka Rudapaksa Anak

25/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Mukim di Abdya Siap Sukseskan Meusuraya “Teut Lumang”

Jawa Tengah dan Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp1,06 Triliun

Pemkap Abdya Ajak Masyarakat Meuseraya Makan Lemang di Krueng Beukah

Partai Aceh Kecam Panglima TNI soal Partai Lokal Bisa Picu Konflik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com