Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Begini Keluhan Turis Malaysia Atas Layanan di Pelabuhan Menuju Sabang

redaksi by redaksi
14/04/2024
in Nanggroe
0
Begini Keluhan Turis Malaysia Atas Layanan di Pelabuhan Menuju Sabang

Ilustrasi - Wisatawan yang baru balik liburan dari Balohan, Sabang pada H+3 lebaran Idul Fitri 1445 H, di Banda Aceh, Sabtu (13/4/2024) (ANTARA/Nurul Hasanah)

Banda Aceh – Wisatawan asal Malaysia yang hendak berlibur ke Sabang mengeluhkan pelayanan di pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh yang dinilai tidak ramah (friendly).

“Tadi pun di konter tidak friendly dan kita tanya tidak jawab, dan tidak tahu minta tolong ke mana (red-untuk beli tiket),” kata wisatawan asal Malaysia,
Balqis, di Banda Aceh, Sabtu.

Dirinya mengatakan, baru kali pertama mengunjungi Aceh untuk liburan dan ingin ke Sabang untuk menyaksikan trip lumba-lumba yang ada di Pulau Weh tersebut.

Namun, ia mengaku sangat kesulitan untuk membeli tiket karena tidak adanya papan informasi keberangkatan, sehingga dirinya harus meminta bantuan orang lain untuk membeli tiket.

“Susah untuk mendapatkan tiket tidak diberitahu time table atau jadwal keberangkatannya. Karena tidak tahu, kita minta tolong orang di sekitar sini untuk membelikan tiket,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Yeni, wisatawan asal Malaysia yang juga ingin berlibur ke Sabang ini mengaku terkendala saat membeli tiket.

“Dibilang di sini tidak boleh beli tiket, tapi orang yang asli sini beli langsung dibagi,” katanya.

Selain itu, dirinya juga terpaksa berjalan jauh dari pintu masuk pelabuhan ke pintu keberangkatan. Sebab, angkutan transportasi online yang mengantarkannya hanya berhenti sampai depan pintu masuk.

“Terus tadi kami diturunkan di depan pelabuhan, sehingga harus berjalan jauh. Dan tidak ada petunjuk arah maupun papan informasi,” ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengeluhkan akses internet di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh. Apalagi simcard (kartu provider ponsel) mereka tidak bisa terpakai di tanah rencong.

“Susah juga mencari internet karena SIM card diblokir dan harus menggunakan internet Malaysia. WiFi pun tak berjalan bagus di sini,” katanya.

Karena itu, dirinya berharap pemerintah di Aceh dapat mengoptimalkan pelayanan di Pelabuhan Ulee Lheue, sehingga para wisatawan yang hendak liburan ke Sabang tidak lagi kebingungan dan menerima pelayanan yang tidak ramah.

“Saran saya lebih membantu, seperti kita bukan orang di sini kita mau pergi ke mana tidak tahu karena tadi tidak ada informasi atau petunjuk arah,” harap Yeni.

Merespon keluhan wisatawan, Kepala Pelabuhan Ulee Lheue, Muhammad Ridwan Siregar belum bisa memberikan tanggapan karena tidak mengetahui pasti mengenai keluhan yang dimaksudkan wisatawan tersebut.

“Mohon maaf kita tidak tahu pasti beliau (wisatawan) naik kapal cepat atau kapal roro? kurang informasi yang bagaimana? petugas yang mana? Jadi saya tidak bisa memberi tanggapan, sekali lagi mohon maaf,” demikian Ridwan.

Sumber: antara

Previous Post

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS Jika Bantu Israel

Next Post

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Aceh Selatan

Next Post
Belum Ada Laporan Kerusakan Imbas Gempa di Daerah Padang Pariaman

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

04/09/2026
Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

04/09/2026
Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

05/09/2026
Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

04/09/2026

Terpopuler

Begini Keluhan Turis Malaysia Atas Layanan di Pelabuhan Menuju Sabang

Begini Keluhan Turis Malaysia Atas Layanan di Pelabuhan Menuju Sabang

14/04/2024

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com