MEUREUDU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pidie Jaya membuka penjaringan bakal calon kepala daerah Bupati dan wakil bupati Pidie Jaya Pilkada 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC Demokrat Pidie Jaya Teuku Guntara kepada media ini di kantor partai setempat, Senin 22 April 2024.
Guntara mengatakan, sesuai dengan intruksi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat( DPP) untuk menghadapi Pilkada tahun 2024 sudah boleh untuk dibuka penjaringan menyeleksi bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung oleh Partai Demokrat.
“Kita mengundang semua elemen masyarakat serta calon yang ingin maju untuk bisa mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati/wakil bupati Pidie jaya pada DPC Partai Demokrat,” ujarnya.
Adapun jadwal penjaringan di bulan Maret sampai dengan April ini.
“Kita berharap para kandidat sudah bisa segera mendaftar di DPC PD Pidid Jaya, krn bulan mei-juni nanti sudah ada tahapan tahapan lainnya sesuai jadwal mekanisme penjaringan yang sudah ditetapkan oleh DPP.”
Menurutnya, ada 3 nama yang sudah melakukan komunikasi secara lisan di antara, seperti Idris Johan, SIP. MA,. Dr. Sa’id Mulyadi , SE. M.Si dan Dr. Misna.
“Tiga nama tersebut baru melalukan komunikasi secara lisan, mungki dalam waktu dekat ini ke tiga nama tersebut akan mendaftar diri secara tulisan dengan mengisi form formulir pendaftaran untuk penjaringan bakal calon yang akan di dukung oleh Partai Demokrat nantinya.”
Guntara mengatakan peserta yang terpilih dalam penjaringan ini akan ditentukan oleh DPP nantinya.
Partai Demokrat Pidie Jaya tidak bisa maju sendiri dalam Pilkada 2024 karena perolehan kursi parlemen DPRK di bawah ketentuan sehingga kemungkinan besar akan berkoalisi dengan partai perolehan kursi di DPRK lainnya.
Partai Demokrat Pidie Jaya memperoleh 2 kursi di pileg 2024. Sedangkan syarat pengusungan calon harus 4 kursi.
“Tentunya Partai Demokrat Pidie Jaya harus berkoalisi untuk mengusung cabup/cawabup pidie jaya nanti,” ujar Guntara yang juga ketua Penjaringan juga sebagai Ketua DPC PD Pidie Jaya.










