BANDA ACEH – Pilkada 2024 diharapkan bisa melahirkan sosok visioner serta mampu daerah di ‘tiga sagoe’ Aceh Besar. Selama ini pembangunan Aceh Besar dikenal lamban karena areanya yang cenderung luas tapi pembangunan sentralistik.
Salah satunya adalah sosok politisi senior yang selama ini dikenal dekat dengan semua kalangan di Aceh Besar. Sosok tersebut adalah Zulfikar SH M.Kn yang merupakan mantan aktivis yang juga dewan tiga periode dari Partai Nasdem.
Hal ini disampaikan oleh Zulfikar KZ, Keuchik Gampong Jurong Peujera, Kecamatan ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar, Senin 22 April 2024.
“Zulfikar SH, M.Kn layak masuk ke dalam bursa bakal calon Wakil Bupati Aceh Besar. Beliau telah menunjukkan eksistensinya dalam 3 Kali memenangkan Pileg di DPRK Aceh Besar, dan juga pernah duduk sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Besar 2014-2019,” katanya.
Sementara itu, Afrizal, ketua pemuda Gampong Lambaro Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, mengatakan Zulfikar dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap daerah.
“Beliau sangat peduli terhadap pembinaan Pemuda di wilayah kami,” ujarnya.
Sementara itu, Teungku Ibnu Aqil, pimpinan Dayah istiqamatuddin Syababul Muarrif Kecamatan Krueng Barona Jaya, menambahkan sosok Zulfikar, atau dikenal dengan panggilan Bang Zoel, termasuk salah seorang yang dikenal peduli terhadap pendidikan dayah.
“ Beliau sangat tinggi kepedulian terhadap pembinaan pendidikan Dayah di Kabupaten Aceh Besar,” ujar dia.
Sebagaimana yang perlu diketahui, Zulfikar, S.H., M.Kn merupakan Wakil Ketua DPRK Aceh Besar 2014-2019 dan juga Ketua Badan Kehormatan DPRK Aceh Besar 2019-2024.
Caleg DPRK Dapil 5 terpilih dengan suara terbanyak 3229 suara. Ia juga Bendahara Umum Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum USK.
Pria Kelahiran 1979 ini merupakan sosok politisi Partai NasDem yang disenangi para millenials Aceh Besar dengan tampilan yang sederhana, yang diharapkan menjadi kandidat Bupati Aceh Besar 2024-2029. Ia adalah salah satu kader terbaik Partai Nasdem Aceh Besar yang juga sekretaris DPD partai Nasdem Aceh Besar.
Selama ini, sosok tersebut cukup konsentrasi dalam pembinaan pendidikan dayah, menciptakan swasembada Pangan dan memberantas pengangguran di Aceh Besar.










