Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Aceh Siapkan Uang Kartal Rp2 Triliun Penuhi Kebutuhan Saat PON XXI

redaksi by redaksi
22/05/2024
in Ekonomi
0
Utang RI Bertambah Rp5.125 T di Era Jokowi

Kementerian Keuangan mencatat utang pemerintahan pada periode 2015-2022 atau saat era Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertambah Rp5.125,1 triliun. (CNN Indonesia/Hesti Rika).

Banda Aceh – Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh menyiapkan uang kartal sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan berlangsung pada 8-20 September 2024.

“Kalau uang kita sudah menyiapkan ya. Jadi kurang lebih angkanya Rp2 triliun,” kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Rony Widijarto di Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan Bank Indonesia menjadikan momentum PON XXI untuk terus mendorong akselerasi sistem pembayaran dengan transaksi digital bagi sektor UMKM, salah satunya menggunakan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kendati demikian, lanjut Rony, pihaknya tetap menyadari bahwa akan tetap ada kebutuhan uang kartal di tengah masyarakat pada periode itu, sehingga pihaknya telah menghitung dan memastikan kebutuhan uang kartal selama agenda olahraga terbesar di tanah air itu.

“Artinya kita sudah siapkan. Kita sudah menghitungkan kebutuhan. Ini yang penting bagaimana perbankan juga menyiapkan distribusi untuk ATM nya, karena masyarakat menarik uang tunai lewat ATM,” ujarnya.

Rony menambahkan wilayah Provinsi Aceh hampir sama dengan daerah-daerah lainnya, yaitu kebutuhan tertinggi uang kartal tersebut pada saat momentum hari raya baik Idul Fitri maupun Idul Adha.

Selama setahun, lanjut dia, outflow uang kartal atau uang keluar di Aceh berkisar antara Rp7-8 triliun, sedangkan uang masuk setoran dari perbankan ke Bank Indonesia sekitar Rp5 triliun lebih.

Maka, pihaknya menilai persediaan uang kartal Rp2 triliun tersebut akan cukup untuk memenuhi kebutuhan uang saat penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut.

“Kecuali PON bersamaan degan hari raya, itu puncaknya uang kartal yang permintaannya sangat tinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, Bank Indonesia memprakirakan ekonomi Aceh setelah penyelenggaraan PON XXI akan tumbuh berkisar antara 4 hingga 4,8 persen. Hal ini tergantung bagaimana kebutuhan Aceh dapat terpenuhi dengan baik melalui peningkatan produksi dalam daerah.

“Contoh warung kopi, autentik (pertumbuhan) akan sangat tinggi karena produksi di sini, tapi barang, suvenir, seperti kaos ambil dari Medan itu maka kecil,” ujarnya.

Tentunya, semua itu tergantung bagaimana Aceh mampu memproduksi sendiri sebagian besar kebutuhan saat PON XXI, karena akan memberikan nilai tambah yang besar sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Kita (pertumbuhan) range antara 4 sampai 4,8 persen, itu sudah baik dibanding tahun kemarin pertumbuhan ekonomi 4,23 persen,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Kemenag Aceh Jaya Bahas Sejumlah Agenda Prioritas

Next Post

Ketua MKKS SMA Provinsi Aceh: Selamat Datang Kadisdik yang Baru

Next Post
Ketua MKKS SMA Provinsi Aceh: Selamat Datang Kadisdik yang Baru

Ketua MKKS SMA Provinsi Aceh: Selamat Datang Kadisdik yang Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

Utang RI Bertambah Rp5.125 T di Era Jokowi

BI Aceh Siapkan Uang Kartal Rp2 Triliun Penuhi Kebutuhan Saat PON XXI

22/05/2024

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com