Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pertambangan Emas Tanpa Izin Diperkirakan Capai 49,13 Persen

redaksi by redaksi
31/05/2024
in Ekonomi
0
Pertambangan Emas Tanpa Izin Diperkirakan Capai 49,13 Persen

Banda Aceh – Jumlah luas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Aceh selisih hingga 49,13 persen antara data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh, Kamis (30/5/2024).

Berdasarkan kajian Walhi Aceh saat melakukan vegetasi melalui citra satelit dan kunjungan lapangan pada Juli hingga Agustus 2023 ditemukan jumlah yang jauh lebih besar terkait luas PETI Aceh.

Diketahui, ESDM hanya mencatat luas PETI sekitar 1.720 hektare. Namun Walhi Aceh telah menemukan luas PETI di Aceh mencapai 3.500 hektare di 7 Kabupaten yaitu Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Pidie, dan Aceh Selatan.

Sehingga, berdasarkan data tersebut mengalami perbedaan angka yang cukup besar yaitu sebesar 49,13 persen mengalami selisih hingga 1.780 hektare.

“Data yang kita dapatkan itu hanya selama 3 bulan mulai dari juli hingga Agustus, melakukan vegetasi melalui citra satelit dan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi, yang mendapatkan jumlah hampir 50 persen lebih luas dari datanya ESDM,” kata Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin.

Di mana, hasil kajian WALHI Aceh terkait luas PETI di Aceh jauh lebih besar dari pada yang dilaporkan oleh ESDM Aceh. “Kami tidak tahu bagaimana ESDM mendata itu, kok cuma 1.720 hektar, sedangkan yang kami data itu ada 3.500 dan itu baru 3 bulan,” ujarnya.

Sehingga, menurut Ahmad Shalihin untuk luas PETI tersebut sangat berpotensi adanya lahan yang lebih luas lagi. Hal tersebut dikarenakan pihaknya masih memvegetasi di 7 Kabupaten saja. “Itu sangat berpotensi lebih luas lagi, karena hanya 7 kabupaten yang kita vegetasi,” jelasnya.

Kemudian, WALHI Aceh juga kembali mendapatkan penambahan Data luas PETI yaitu seluas 6.000 hektare lebih dari Januari hingga Mei 2024.

“Kalau data sampai sekarang kami punya sampai 6.000 lebih tapi belum kami rilis. Nah pada bulan Mei ada penambahan 3000 lebih dari Januari April sudah ada penambahan 2000 hektar lagi,” ungkapnya.

Atas data yang telah didapat tersebut, WALHI Aceh akan melihat bagaimana respon ESDM setelah dirilisnya data tersebut. Yang jelas WALHI Aceh memiliki foto dan titik koordinat yang lengkap.

Previous Post

Jamaah Haji Aceh Diminta Jaga Kesehatan Selama di Tanah Suci

Next Post

Seekor Sapi Warga di Aceh Timur Diduga Diterkam Harimau

Next Post
Seekor Sapi Warga di Aceh Timur Diduga Diterkam Harimau

Seekor Sapi Warga di Aceh Timur Diduga Diterkam Harimau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026
Gedung Pentagon Ditutup Diduga Tercemar Bahan Berbahaya

Gedung Pentagon Ditutup Diduga Tercemar Bahan Berbahaya

12/06/2026
Zulfazli Pimpin DPC PKB Pidie 2026–2031, Estafet Kepemimpinan dari Yusri Kasem

Zulfazli Pimpin DPC PKB Pidie 2026–2031, Estafet Kepemimpinan dari Yusri Kasem

11/06/2026
Kesiapan Juri dan Wasit Akuatik Banda Aceh Hantarkan Seleksi O2SN Renang Sukses Besar

Kesiapan Juri dan Wasit Akuatik Banda Aceh Hantarkan Seleksi O2SN Renang Sukses Besar

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com