Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Jokowi Kurban Sapi Bobot Sekitar 1 Ton di Sejumlah Provinsi Lagi

redaksi by redaksi
11/06/2024
in Nasional
0
Jokowi Kurban Sapi Bobot Sekitar 1 Ton di Sejumlah Provinsi Lagi

Ilustrasi. Sapi Peranakan Ongole yang dikurbankan Presiden Jokowi saat Iduladha beberapa waktu lalu. (CNNIndonesia/Feri Agus)

Makassar – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kurban sapi berbobot hingga 1 ton jenis sapi limousin kembali di sejumlah provinsi Indonesia saat Iduladha 2024 ini.

Beberapa di antaranya di Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, hingga DI Yogyakarta.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulawesi Selatan Nurlina Saking mengatakan sapi limousin seberat 1 ton yang akan dikurbankan JOkowi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada hari raya Iduladha 1445 Hijriah sudah dipastikan kesehatannya.

“Sapi kurban dari pak presiden akan dipotong di daerah Bone. Berat 1 ton lebih, jenisnya limousin ya,” kata Nurlina, Senin (10/6).

“Hari ini prosesnya oleh setneg di cek untuk kelayakan, sudah diperiksa alhamdulillah sehat. Kalau dari segi anggaran setneg dalam proses finalisasi menetapkan sapi itu sudah siap jadi ternak kurban,” ungkapnya.

Nurlina mengaku belum mengetahui pasti harga sapi kurban milik Presiden Joko Widodo yang akan dikurbankan di Kabupaten Bone tersebut.

“Kami belum bisa tetapkan berapa. Tapi kalau berat 1 ton mungkin di atas Rp 80 juta. Di Bone rencananya di sekitar Kecamatan Tanete Riattang,” katanya.

Sementara itu, di DI Yogyakarta, Jokowi membeli sapi untuk disembelih dari peternak sapi di wilayah Pedukuhan Depok Kelurahan Wonolelo Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul.

“Dari tiga sapi yang kami ajukan untuk masuk seleksi sebagai hewan kurban presiden, ternyata salah satu sapi kami terpilih dan dikehendaki Pak Jokowi untuk hewan kurban,” kata peternak sapi Zuli Nuryanto di kandang ternak di Wonolelo, Pleret, Bantul, Minggu (9/6) seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan hewan kurban yang dipilih Jokowi untuk dikorbankan di sana adalah jenis sapi Peranakan Ongole (PO) dengan berat sekitar 934 kilogram.

Dia juga mengatakan sebelum dipilih Presiden untuk dibeli sebagai hewan kurban, sapi miliknya terlebih dahulu dilakukan pengecekan baik dari kesehatan, berat sapi, dan juga faktor lainnya oleh Balai Besar Veteriner Yogyakarta dan tim dari Sekretariat Kepresidenan.

Terkait dengan harga sapi yang dibeli Presiden, Zuli yang sehari hari berprofesi sebagai anggota Polri di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Bantul tersebut tidak menyebutkan secara pasti, hanya saja disepakati harganya hampir mencapai Rp100 juta.

“Kalau masalah harganya itu dari sana (Setneg) langsung, tidak dari sini. Kalau harganya waktu itu dari awal saya ajukan Rp110 juta, kenanya hampir Rp100 juta. Ya kurang lebih segitu,” kata dia.

Sementara itu, Pemprov Sulawesi Tengah menyatakan sapi presiden yang akan dikurbankan di sana akan disembelih di Masjid Jami, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Sapi yang terpilih merupakan sapi jenis ras Limosin, dengan mencapai bobot 874 kilogram yang juga bernama “Arjuna”. Sapi ini milik peternak lokal bernama Agus asal Desa Tinombala, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong.

“Kalau berjalan sesuai dengan rencana, sapi ini akan didatangkan ke Kota Palu satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha dan akan disembelih pada hari H di Masjid Jami,” ujarnya.

Kemudian di Sumatera Selatan, sapi kurban presiden bernama Bule yang akan disembelih di Kota Palembang.

“Semua sudah diuji dan dilihat kondisinya. Syarat secara syar’i sudah terpenuhi dan sesuai rekomendasi yang ditentukan,” jelas Sekretaris DKPP Sumsel Rahmat Mulia Harahap di Palembang, Sabtu

Ia mengatakan sapi tersebut memiliki bobot seberat 1,135 ton dan direncanakan dipotong di Masjid Taqwa, Palembang, dan dibagikan kepada warga sekitar.

“Terkait harga sapi jenis simental ini ditawarkan oleh pemiliknya senilai Rp125 juta. Akan tetapi, harga tersebut masih dalam tahap negosiasi,” kata Rahmat.

Staf Administrasi Umum Setpres Suprapto mengatakan saat berada di Palembang akhir pekan lalu mengatakan saat ini proses pembelian hewan kurban Presiden Jokowi di 38 provinsi di Indonesia sudah terlaksana di sekitar 15-20 provinsi.

“Masih berproses untuk provinsi lain, tapi yang saya dengar sudah ada di 15-20 provinsi. Kurban pak presiden akan dilakukan di 38 provinsi,” kata Suprapto.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

DK PBB Segera Voting Resolusi Gencatan Senjata di Gaza usai Didesak AS

Next Post

Komisi III Dorong Kenaikan Anggaran DPD-MPR Tahun Depan

Next Post
Komisi III Dorong Kenaikan Anggaran DPD-MPR Tahun Depan

Komisi III Dorong Kenaikan Anggaran DPD-MPR Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com