Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Jamaah Haji yang Sakit Jalani Safari Wukuf Pakai Ambulans dan Murur di Mudzdalifah

redaksi by redaksi
14/06/2024
in Nasional
0
Jamaah Haji yang Sakit Jalani Safari Wukuf Pakai Ambulans dan Murur di Mudzdalifah

MEKKAH – Petugas Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi 2024 sudah menyiapkan skema Safari Wukuf untuk jamaah haji yang sakit. Namun, bagi jamaah yang kondisinya belum stabil dan tidak bisa menjalani Safari Wukuf di Padang Arafah akan dibadalhajikan.

Jamaah yang menjalani Safari Wukuf akan diantarkan menggunakan ambulans ke Arafah untuk wukuf guna menyempurnakan rukun haji. Namun jamaah yang tidak bisa ikut safari, jamaah tersebut akan dibadalhajikan oleh petugas.

Pembimbing Haji PPIH Arab Saudi, Prof KH Aswadi Syuhadak menjelaskan, pelaksanaan ibadah haji dilakukan sesuai dengan situasi dan kesempatan serta kondisi jamaah. Karena itu, jamaah yang sakit di Madinah sudah didorong ke Mekkah dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan menentukan mana jamaah yang bisa diikutsertakan dalam Safari Wukuf.

“Berdasarkan jamaah lansia, jamaah yang risti (risiko tinggi). Sehingga ada kepastian apakah mereka terdata dalam Safari Wukuf,” ucap dia di Mekkah, Ahad (9/6/2024).

Bagi jamaah yang sudah dinyatakan sembuh dan bisa melaksanakan ibadah Wukuf, kata Kiai Aswadi, maka akan diikutsertakan dengan kloter masing-masing. Sedangkan bagi jamaah haji yang kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa ke Arafah, seperti jamaah haji lansia dan risti, jamaah akan didorong langsung menuju Mina tanpa melintas. “Jamaah yang sakit akan dibadalkan,” kata Prof Aswadi.

Kiai Aswadi menyebut kemudahan-kemudahan dapat diberikan kepada jamaah yang kondisinya sakit, jamaah lansia, jamaah risti, dan jamaah yang tidak memungkinkan untuk berlama-lama di Mudzdalifah. Salah satu kemudahan yang didapat adalah skema murur atau hanya melintas di Muzdalifah tanpa menginap atau mabit. “Sehingga kondisi jamaah tetap menjadi prioritas, supaya kesehatan jamaah haji tetap terjaga,” ucap Kiai Aswadi.

Sebelumnya Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Ali Machzumi mengatakan, jamaah yang sakit akan dibawa ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). “Nanti jamaah akan Safari Wukuf,” ucap Ali.

Jika jamaah tidak menggunakan alat-alat medis nanti, jamaah bisa dibawa menggunakan ambulans atau bus. Sehingga bisa mengikuti rangkaian puncak haji. “Jadi tidak perlu dibadalkan. Tetapi jika tidak bisa semisalnya jamaah masih pakai infus maka hajinya akan dibadalkan,” kata Ali.

Ada sejumlah skema yang disiapkan agar seluruh jamaah haji bisa diberangkatkan ke Mekkah. Tujuannya agar jamaah haji bisa mengikuti semua rangkaian puncak haji di Armuzna.

Skema pertama, kata Ali, jamaah yang kondisinya membaik sebelum 7 Juni, atau tiga hari jelang ditutupnya gerbang masuk Kota Makkah, akan diantarkan petugas KKHI ke Mekkah. Sebelum berangkat jamaah tersebut akan difasilitasi untuk mengambil miqat dan berihram. “Oleh pembimbing ibadah dari PPIH,” kata dia.

Skema kedua, PPIH Arab Saudi menyiapkan pengantaran jamaah di rumah sakit yang kondisinya masih belum memungkinkan. Jamaah akan diberangkatkan menggunakan ambulans khusus menuju rumah sakit di Mekkah.

Jamaah yang dirawat di rumah sakit akan dilihat kondisinya terlebih dahulu sebelum puncak haji. jika tidak memungkinkan, jamaah akan diikutkan safari wukuf yang difasilitasi petugas haji. “Sebaliknya, jika sembuh, mereka bisa bergabung dengan rombongan,” kata Ali.

Previous Post

Anies Janji Perjuangkan Warga Kampung Bayam Bisa Masuki Hunian

Next Post

Sambut Hari Bhayangkara ke-78 Polres Pidie Gelar Donor Darah

Next Post
Sambut Hari Bhayangkara ke-78 Polres Pidie Gelar Donor Darah

Sambut Hari Bhayangkara ke-78 Polres Pidie Gelar Donor Darah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026
Kacabdiik Aceh Selatan Dorong Siswa SMAN 1 Kluet Tengah Raih Prestasi

Kacabdiik Aceh Selatan Dorong Siswa SMAN 1 Kluet Tengah Raih Prestasi

02/11/2026
Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

02/11/2026
Orari Aceh Selatan Ajukan Pelaksanaan Ujian UNAR

Orari Aceh Selatan Ajukan Pelaksanaan Ujian UNAR

02/11/2026
Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

02/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

10 Putra-Putri Tanjong Seulamat Raih Juara MTQ Kabupaten Aceh Besar 2026

Lima Mahasiswa USK Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Aceh 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com