Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kolom

Tusop dan Memori Pilkada Bireuen 2017

redaksi by redaksi
29/07/2024
in Kolom
0
Tusop dan Memori Pilkada Bireuen 2017

Teungku Muhammad Yusuf atau Tusop. Foto milik serambinews.com

Oleh Muhammad Firdaus. Penulis adalah santri dan warga Bireuen. Alamat dan mail penulis ada di redaksi.

Tusop tak mungkin gagal menjadi Cawagub Mualem karena factor tidak bisa mengaji. Tok, beliau adalah salah seorang ulama kharismatik yang dimiliki oleh Aceh saat ini. Ia juga ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh. Diakui atau tidak, Tusop memiliki peran yang sangat penting di awal-awal pembentukan Partai Adil Sejahtera (PAS) di Aceh.

Namun tersirat kabar, salah satu factor tersingkirnya Tusop dari bursa Cawagub Mualem karena lemahnya dukungan dari PAS Aceh yang berbasis agamis dari dayah salafi itu sendiri. Konon, Abu Mudi selaku orang berpengaruh paling besar di PAS Aceh, lebih cenderung mendukung HRD daripada Tusop. Hal ini, bisa jadi, membuat bargaining Tusop di mata Partai Aceh menjadi turun sebagai Cawagub.

Tersingkirnya nama Teungku Muhammad Yusuf atau Tusop dari Bacawagub Mualem pada fase fit and proper test cukup menyita perhatian masyarakat di Aceh. Fase fit and proper test sendiri meliputi pemaparan visi misi dan tes baca Alquran.

Sekitar dua tahun lalu, nama Tusop merupakan salah satu kandidat Cagub Aceh yang santer diperbincangkan oleh masyarakat Aceh. Nama Tusop digadang-gadang sebagai pesaing Mualem dan Haji Uma di pilkada Aceh.

Gerak Tusop dari beberapa muzakarah ulama hingga terbentuknya PAS Aceh mendapat atensi dari berbagai kalangan di Aceh. Masyarakat berharap gerak Tusop ini mampu berbuah hasil dengan bersatunya basis agamis di Aceh dibidang politik dan mampu merebut pengaruh besar di tengah-tengah masyarakat.

Gerak Tusop dari mimbar ke mimbar dan beberapa ulama, bisa dikatakan cukup berhasil. PAS sebagai Parlok berbasis agamis akhirnya hadir dan menjadi salah satu partai peserta pemilu legislative di Pileg 2024 lalu. PAS juga meraih 4 kursi di DPR Aceh hasil Pileg 2024 lalu.

Inilah yang membuat nilai tawar basis agamis cukup bernilai jelang pilkada 2024 di Aceh.

Beberapa bulan lalu, Mualem dalam sejumlah pertemuan di Jakarta, konon selalu menyebutkan bahwa Tusop adalah Cawagub yang akan mendampinginya di pilkada Aceh. Ini karena PA ingin menyatukan basis ideologis dan agamis sebagai pemilik suara mayoritas di Aceh, agar bisa menang. Namun rencana tersebut, sepertinya berubah di tengah jalan. Konon salah satu alasannya, karena adanya bocoran pertemuan Abu Mudi sebagai orang yang paling berpengaruh di PAS Aceh dengan sejumlah pimpinan PAS kabupaten kota. Dalam pertemuan tadi, Abu Mudi mengarahkan agar PAS mendukung Haji Ruslan Daud dari PKB sebagai Cagub Aceh.

Berubahnya haluan PAS, diduga menjadi salah satu penyebab runtuhnya bargaining Tusop untuk menjadi Cagub maupun Cawagub di pilkada Aceh 2024, mewakili basis agamis di Aceh. Hal ini juga diduga kuat menjadi alasan Partai Aceh ‘menghapus’ nama Tusop dari daftar Cawagub Mualem.

Memori Pilkada Bireuen 2017

Perkembangan politik terbaru tadi cukup membangkitkan memori pilkada 2017 lalu di Bireuen. Dimana, Tusop dan HRD juga sama-sama kontestan calon bupati Bireuen saat itu.

Dukungan kuat ulama dan dayah di Bireuen awalnya mengarah ke Tusop dan hal inilah yang akhirnya membuat sosok tersebut mendaftar di Pilkada Bireuen. Namun di tengah perjalanan, ‘jaringan Samalanga’ beralih dukungan ke HRD yang merupakan kandidat petahana saat itu. Walhasil, seperti yang diketahui bersama, bukan Tusop dan HRD yang akhirnya tampil sebagai pemenang di Bireuen, melainkan pengusaha yang juga politisi Parnas.

Salah satu alasan beralihnya dukungan ‘jaringan Samalanga’ di Pilkada Bireuen yang berkembang saat itu adalah karena, “bandet harus talawan dengoe bandet.”

Alasan lainnya yang berkembang saat itu adalah ‘Tusop ta siapkan keu gubernur Aceh.’

Namun setelah 7 tahun berlalu, kini pergeseran tujuan dan alasan juga kembali terjadi. Pencalonan Tusop kembali terhadang dengan masalah tak solidnya pimpinan partai basis dayah untuk mendukung kalangan politisi yang muncul dari orang dayah itu sendiri. Pahit tapi inilah realita yang sedang terjadi. []

Previous Post

Kebakaran Hutan di Aceh Capai 3,09 Ribu Hektare Sejak Januari 2024

Next Post

BPBK Abdya Rilis Jumlah Rumah Warga Rusak Akibat Angin Kencang

Next Post
BPBK Abdya Rilis Jumlah Rumah Warga Rusak Akibat Angin Kencang

BPBK Abdya Rilis Jumlah Rumah Warga Rusak Akibat Angin Kencang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Azzanjabil Bireuen Bungkam SMPN 37 Aceh Tengah, Tuan Rumah Siap Hadapi Rival Baru!

Azzanjabil Bireuen Bungkam SMPN 37 Aceh Tengah, Tuan Rumah Siap Hadapi Rival Baru!

16/05/2026
Tiga Kecamatan di Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Tiga Kecamatan di Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

16/05/2026
Bupati Simeulue Ingatkan Jamah Calon Haji Jaga Kesehatan

Bupati Simeulue Ingatkan Jamah Calon Haji Jaga Kesehatan

16/05/2026
DPMG Aceh Besar Dukung Tertib Administrasi Melalui Rakor Penetapan dan Penegasan Batas Gampong

DPMG Aceh Besar Dukung Tertib Administrasi Melalui Rakor Penetapan dan Penegasan Batas Gampong

16/05/2026
Tim SAR Evakuasi Delapan Korban Perahu Terbalik di Aceh Besar

Tim SAR Evakuasi Delapan Korban Perahu Terbalik di Aceh Besar

16/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com