Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Negeri Kupiah Meukutop Dijadikan Hari Lahir Kabupaten Pidie

redaksi by redaksi
31/07/2024
in Lintas Timur
1
Negeri Kupiah Meukutop Dijadikan Hari Lahir Kabupaten Pidie

SIGLI – Sejarah Negeri Kupiah Meukutop menjadi hari lahir Pidie dengan menetapkan 22 Jumadil Akhir 917 H atau 18 September 1511 Masehi. Hal itu disepakati dalam Seminar Raya Hari Jadi Pidie, di Oproom sekdakab Pidie, Rabu 31 Juli 2024.

Amatan langsung Atjehwatch.com, Seminar Raya itu merupakan kelanjutan dari kegiatan Focus Group Discussion (FGD)-1 dan FGD-2 sesuai dengan Term Of References (TOR) Pengkajian Hari Jadi Pidie yang telah dibahas dan disepakati dan ditandatangani oleh Tim Perumus pada tanggal 27 Mei 2024 lalu

Dalam FGD Penetapan hari jadi Pidie tersebut dipaparkan makalah 1 dengan judul ”Pidie Merangkai Identitas.”

Tim Perumus Hari Jadi Pidie, diwakili oleh Junaidi Ahmad, S.Ag., M.H (Author : Materi Sejarah) Advokat dan Peminat Adat dan Budaya/Dosen Fakultas Hukum Unigha Sigli, kemudian Dr. Drs. H. Nadhar Putra, M.Si (Author: Metodologi Riset) ASN Pemerintah Aceh/Dosen Program Pasca Sarjana UNMUHA dan UNIDA Banda Aceh.

Sementara pemakalah 2 dengan judul yang disarankan “Adat dan Budaya Pidie dalam sejarah”, yang disampaikan oleh Drs. Nab bahany Budayawan Aceh, dan pemakalah 3 dengan judul yang disarankan “Fakta-Fakta Arkeologis Kesultanan Pedir”, dijelaskan oleh Dr. Husaini Ibrahim, MA selaku Sejarawan dan kademisi USK Banda Aceh.

Untuk pemakalah 4 dengan judul yang disarankan “Bungoeng Kalimah; Inskripsi dan Zakrafah pada Nisan Kesultanan Pedir sebagai Titik Awal Wujud Kedaulatan Islam,” oleh Tgk. Tarmizi A. Hamid Filolog Sejarah Aceh.

Penjabat Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar mengatakan jauh sebelum seminar ini dilakukan Pemkab Pidie sudah membentuk tim perumus dengan membuat TOR hingga meneliti mencari fakta di lapangan.

“Berkat kerjasama dan kerja keras tim perumus dan tim ahli hingga menetapkan hari jadi kabupaten Pidie tepat pada pukul 13:04 menit Wib dengan tanggal 22 Jumadil Akhir 917 H, 18 September 1511 M. Berati Pidie sudah berumur 529 tahun hijriah atau 513 tahun Masehi,” katanya.

“Naskah hasil FGD Penetapan hari jadi itu akan kita buat Qanun, dengan memasukkan ke Prolegda tahun 2025, dan kedaulatan Pedir masa lalu sebagai awal pembangunan Pidie berkelanjutan sekarang dan masa mendatang,” ujar Samsul Azhar.[Mul]

Previous Post

Pengamat Apresiasi PA dan Sebut Muslim Paling Layak Jadi Cawagub Mualem

Next Post

Pertamina Krueng Raya dan Human Initiative Tanam 1000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

Next Post
Pertamina Krueng Raya dan Human Initiative Tanam 1000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

Pertamina Krueng Raya dan Human Initiative Tanam 1000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

Comments 1

  1. Muhammad Ali says:
    2 tahun ago

    Riwayat sejarah yg benar ke anak cucu.
    Mengapa tdk dari awal terpikirkan oleh penguasa. Walau tdk boleh dibilang lambat tpi ini suatu kemajuan untuk sejarah kerajaan pedir sebagai mana yg kita sekarang pidie.
    Saya salah seorang yg lahir di pidie tahun 72 merasa senang dgn ada nya tim sejarah pidie. Semoga tim bisa bekerja lebih baik lagi dalam hal pengungkapan sejarah kerajaan pedir.
    Selamat dan sukses selalu buat tim.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim SAR Evakuasi Delapan Korban Perahu Terbalik di Aceh Besar

Tim SAR Evakuasi Delapan Korban Perahu Terbalik di Aceh Besar

16/05/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Jembatan Bailey Buka Akses Warga di Pedalaman Aceh Tengah

16/05/2026
PDPM Abdya Brutal Kritisi Persoalan BBM untuk Petani, Dinas Pertanian Gerak Cepat

PDPM Abdya Brutal Kritisi Persoalan BBM untuk Petani, Dinas Pertanian Gerak Cepat

16/05/2026
Netanyahu: Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza

Netanyahu: Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza

16/05/2026
Rusia-Ukraina Tukar Ratusan Tawanan Usai Gagal Gencatan Senjata

Rusia-Ukraina Tukar Ratusan Tawanan Usai Gagal Gencatan Senjata

16/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com