Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Daftar Proksi Iran di 5 Negara Timur Tengah yang Siap Serang Israel

redaksi by redaksi
03/08/2024
in Internasional
0
Daftar Proksi Iran di 5 Negara Timur Tengah yang Siap Serang Israel

Milisi Houthi di Yaman bersumpah bela Palestina dari agresi Israel. (REUTERS/KHALED ABDULLAH)

Jakarta – Terdapat sedikitnya lima proksi negara di Timur Tengah yang siap membantu Iran untuk menggempur militer Israel dalam beberapa waktu terakhir.

Kelima negara itu menampung milisi proksi Iran musuh Israel dan digunakan sebagai markas mereka.

Berikut lima negara yang dimaksud:

Lebanon (Hizbullah)

Lebanon adalah negara terdekat dari Israel yang menampung salah satu milisi terbesar di Timur Tengah.

Hizbullah menjadi milisi yang terbesar dan berkembang di Timur Tengah. Kelompok ini diinisiasi oleh grup dengan paham Syiah asal Iran.

Mengutip Al Jazeera, Hizbullah telah berada di Lebanon melawan Israel selama 18 tahun. Pemasok senjata terbesar kelompok milisi ini adalah Iran.

Hizbullah sampai saat ini kerap terlibat bentrok dengan militer Israel di bagian selatan Lebanon. Komandan tinggi milisi mereka baru-baru ini terbunuh oleh serangan brutal Israel.

Irak (Quwwāt al-Ḥashd ash-Shaʿbī)

Negara selanjutnya yang menampung kelompok milisi kontra Israel adalah Irak.

Quwwāt al-Ḥashd ash-Shaʿbī atau yang dikenal dengan Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) adalah jaringan paramiliter yang disponsori pemerintah Irak.

Melansir dari Washington Post, Kelompok tersebut membentuk lebih dari 67 sayap bersenjata dengan ratusan ribu anggota yang siap berperang melawan Israel.

Yaman (Houthi)

Yaman memiliki kelompok milisi yang sudah terkenal luas di Timur Tengah. Milisi yang diberi nama Houthi itu berperan sebagai kelompok paramiliter yang menguasai politik Yaman.

Mereka mulanya merupakan sekelompok orang dari etnis Hutsi yang ingin menentang kekuasaan pemerintah Yaman.

Kelompok ini menargetkan kapal-kapal Israel. Namun, Houthi juga menyerang berbagai armada laut AS yang membantu pasukan Israel di perairan Laut Merah beberapa waktu terakhir.

Suriah (Zaynabiyoun Brigade)

Suriah memiliki kelompok milisi Syiah asal Pakistan yang dikenal dengan nama Zaynabiyoun Brigade. Kelompok ini ada sejak 2014 dan dilatih langsung oleh pasukan Quds.

Melansir dari Wilson Center, kelompok ini memang menjarah beberapa kamp pengungsi Iran yang menjadi sorotan pemerintah Suriah.

Karena memiliki paham yang sama dengan kelompok Quds, milisi ini turut membantu kekuatan militer hingga proksi di Timur Tengah untuk menggempur Israel.

Bahrain (Brigade Al-Ashtar )

Salah satu negara di bagian jazirah Arab, Bahrain ikut menampung kelompok milisi yang juga melawan kebengisan Israel.

Milisi yang bernama Brigade Al-Ashtar ini telah ada sejak 2013. Mereka dibantu dan disuplai langsung oleh militer Iran.

Namun, milisi ini dituding sebagai kelompok teroris di Bahrain usai dilaporkan membunuh dua petugas polisi dan upaya pengeboman.

Meski begitu, Brigade Al-Ashtar juga ikut menyuarakan dukungannya kepada warga Palestina dan ikut mengirim pasukan untuk menghajar Israel.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Israel Serang Konvoi Truk Tangki di Perbatasan Suriah-Lebanon

Next Post

Pemkab Dukung Kepengurusan Baru PPPKMI Aceh Besar

Next Post
Pemkab Dukung Kepengurusan Baru PPPKMI Aceh Besar

Pemkab Dukung Kepengurusan Baru PPPKMI Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026

Daftar Proksi Iran di 5 Negara Timur Tengah yang Siap Serang Israel

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com