Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hadapi PON XXI, Stok Bahan Pokok di Aceh Besar Aman dan Stabil

redaksi by redaksi
10/08/2024
in Nanggroe
0
Hadapi PON XXI, Stok Bahan Pokok di Aceh Besar Aman dan Stabil

Hadapi PON XXI, Stok Bahan Pokok di Aceh Besar Aman dan Stabil

JANTHO – Kebutuhan bahan pokok dan bumbu dapur menjelang dan saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara (Sumut), September 2024, dipastikan meningkat tajam.

Meski begitu, masyarakat maupun panitia khususnya bagian konsumsi tidak perlu takut kekurangan apalagi kehabisan stok. Pasalnya, stok bahan pokok (Bapok) dan bumbu dapur menjelang pelaksanaan PON XXI khususnya di Aceh Besar masih aman dan stabil.

“Untuk stok bapok dan bumbu dapur menghadapi pelaksanaan PON Aceh – Sumut yang akan berlangsung September 2024, khususnya di Aceh Besar sangat aman,’’ kata Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM di Lambaro, Jum’at (9/8/2024).

Nasrul (40) Salah seorang pedagang di Pasar Induk Lambaro,” Jum’at (9/8/2024).

Iswanto menjelaskan, khusus untuk beras tidak terkendala, karena Aceh Besar merupakan lumbung pangan beras. Bahkan petani sering mengalami kesulitan pemasaran. Begitu juga untuk telur ayam, saat ini stoknya sudah sangat aman.

“Kalau untuk daging sapi, sangat cukup dari peternak sapi kita yang ada di Aceh Besar. Saat ini harga tertingginya Rp 150.000 perkilogram untuk daging bagian paha belakang,” jelas Iswanto yang didampingi Trizna Dharma,

Kadiskop UMKM Aceh Besar. Mengenai bumbu dapur seperti Cabe Rawit, dijelaskan bahwa saat ini stoknya cukup. Bahkan harganya sangat terjangkau yakni Rp 40.000 perkilo saat ini. “Produksi banyak dan tidak akan membuat harga Cabe jatuh,’’ terangnya.

Selama penyelenggaraan PON, tutur Trizna, diperkirakan Aceh Besar akan mengalami lonjakan pengunjung hingga 25 ribu orang atau hampir 10 persen dari jumlah penduduk.

“Selama satu bulan, konsumsi pasti meningkat dan ada sedikit kenaikan harga. Tapi itu juga meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menghadapi lonjakan orang yang bakal hadir di Aceh Besar itu, Trizna mengimbau masyarakat agar tidak panic buying dengan memborong komoditas bahan pokok. “Masyarakat tidak perlu panik, pemerintah sudah menyanggupi untuk memenuhi kebutuhan barang pokok selama event besar ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Induk Lambaro, Nasrul (40) mengatakan, untuk saat ini stok cabai sangat berlimpah dan dalam minggu ini terhitung minim pembeli.

“Biasanya kalau hari Jum’at itu pembelinya sangat ramai, tapi dalam beberapa minggu ini rerasa lesu, karena mungkin belum datangnya belum maulid atau ekonomi masyarakat yang sedang merosot,” ujarnya.

Terkait PON, Nasrul mengatakan dirinya dan pedagang lain sudah menyimpan stok barang, menurutnya masyarakat dan panitia PON tidak perlu khawatir terkait stok barang.

“Alhamdulillah stok barangnya melimpah, jadi masyarakat dan panitia PON tidak perlu khawatir mengenai stok barang, Insya Allah aman,” ucapnya.

Nasrul bersama pedagang lain berharap, PON Aceh – Sumut dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Aceh, khususnya para pedagang di Pasar Induk Lambaro. “Iya, kami berharap, even PON ini dapat membawa berkah bagi Aceh, terutama bagi kami pedagang,” pungkasnya. []

Previous Post

KM Kelud Dikerahkan ke Aceh Jadi Hotel Terapung untuk PON Aceh-Sumut

Next Post

Pj Ketua TP-PKK Banda Aceh Kunjungi PKK Peunyeurat

Next Post
Pj Ketua TP-PKK Banda Aceh Kunjungi PKK Peunyeurat

Pj Ketua TP-PKK Banda Aceh Kunjungi PKK Peunyeurat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

30/09/2026
Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

30/09/2026
UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

30/09/2026
Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

30/09/2026
Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

30/09/2026

Terpopuler

Hadapi PON XXI, Stok Bahan Pokok di Aceh Besar Aman dan Stabil

Hadapi PON XXI, Stok Bahan Pokok di Aceh Besar Aman dan Stabil

10/08/2024

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com