Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Tampung 6.150 Pengungsi Rohingya sejak 2009

redaksi by redaksi
28/08/2024
in Nanggroe
0
Aceh Tampung 6.150 Pengungsi Rohingya sejak 2009

Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh, Safrizal Z.A menekankan bahwa penanganan pengungsi luar negeri merupakan kewenangan mutlak Pemerintah Pusat, dengan Pemerintah Daerah (Pemda) hanya berperan dalam memberikan dukungan.

Pernyataan ini disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Provinsi Aceh, Yusrizal Zainal, pada pembukaan Workshop Penanganan dan Kebijakan Pengungsi Rohingya di Aceh, yang digelar pada Senin (26/8/2024), di Banda Aceh.

Menurut Safrizal, kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh dimulai sejak Januari 2009, ketika kelompok pertama mendarat di Sabang dan dikenal dengan sebutan ‘Manusia Parahu’. Sejak saat itu, Aceh telah menjadi tempat pendaratan bagi 41 gelombang kapal pengangkut pengungsi Rohingya, dengan total 6.150 orang hingga 2024.

“Kami berharap pengalaman Aceh dalam menangani pengungsi ini dapat memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak, sehingga dapat menghasilkan kebijakan ideal dalam menangani pengungsi luar negeri di Indonesia,” ujar Safrizal.

Safrizal menjelaskan bahwa sebagian besar pengungsi telah pindah ke negara ketiga atau melarikan diri dari kamp penampungan. Saat ini, tersisa 869 pengungsi yang masih bertahan. Kehadiran pengungsi Rohingya sering kali mendadak, memaksa pemerintah daerah untuk bertindak cepat dalam penanganannya.

“Meskipun Indonesia tidak meratifikasi Konvensi PBB 1951 dan Protokol 1967 tentang pengungsi, dan memiliki hak untuk menolak pengungsi, hati nurani kita tidak dapat mengabaikan kebutuhan mendesak mereka akibat kekerasan yang terus menerus di negara asal mereka,” jelas mantan Pj Gubernur Bangka Belitung dan Pj Gubernur Kalimantan Selatan.

Workshop ini diselenggarakan oleh Forum LSM Aceh, YKMI, In Partnership with Canada, dan UNHCR, dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan efektivitas kebijakan penanganan pengungsi di Aceh.

 

Previous Post

Kronologi Turis India Hilang usai Jatuh ke Lubang Imbas Trotoar Amblas

Next Post

Syech Muharram-Syukri Jadi Pasangan Pertama Daftar di Aceh Besar

Next Post
Syech Muharram-Syukri Jadi Pasangan Pertama Daftar di Aceh Besar

Syech Muharram-Syukri Jadi Pasangan Pertama Daftar di Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

13/08/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

13/08/2026
Sejarawan Rusia Hilang di Israel, Moskow Protes Minta Penjelasan

Sejarawan Rusia Hilang di Israel, Moskow Protes Minta Penjelasan

13/08/2026
Petugas Imigrasi AS Bakal Dibekali Sarung Tangan Setrum

Petugas Imigrasi AS Bakal Dibekali Sarung Tangan Setrum

13/08/2026
‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

12/08/2026

Terpopuler

Aceh Tampung 6.150 Pengungsi Rohingya sejak 2009

Aceh Tampung 6.150 Pengungsi Rohingya sejak 2009

28/08/2024

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Ratusan Warga Abdya Semarakkan Pawai Obor Tulak Bala

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com