SIGLI – Prihatin masalah kerusakan lingkungan di Pidie, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pidie lakukan aksi di Simpang Bundaran Tegu Aneuk Meuling, Sabtu 31 Agustus 2024.
Aksi demonstrasi tanpa suara itu dilakukan atas kajian dan keresahan mahasiswa terhadap lingkungan yang semakin rusak dalam kabupaten Pidie, khususnya di daerah pedalaman seperti jalan Tangse, sungai Tangse, hutan lindung dan masih banyak lingkungan yang dirusak oleh manusia yang tidak bertanggung jawab tanpa prihatin oleh pemerintah daerah.
Pemerintah kabupaten Pidie dinilai tidak mampu menyelesaikan permasalahan lingkungan yang terjadi di kabupaten Pidie.
Pantauan langsung Atjehwatch.com, dalan aksi protes tanpa suara mereka juga menuliskan pesan di selebaran poster dan spanduk, mereka menyoroti kejadian bencana yang akhir-akhir ini terjadi. Bukan hanya disebabkan faktor alam, melainkan ada campur tangan manusia yang sering mengabaikan keselamatan lingkungan, bahkan tak sedikit cenderung melakukan kerusakan melalui bentuk penambangan liar.
Koordinator Aksi Abdi Dhil Ikram mengatakan Tangse yang merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah kabupaten Pidie yang sebagian wilayahnya adalah kawasan DAS. Saat ini menjadi sumber utama untuk pemasokan material Pembangunan waduk Rukoh, tapi tanpa mengindahkan lingkungan sekitar maka dengan itu.
“Mendesak Pemkab Pidie untuk bertanggung jawab atas terjadinya kerusakan DAS ( Daerah Aliran Sungai) yang berada di kawasan Kabupaten Pidie,” katanya.
Berdasarkan Undang-Undang nomor 7 Tahun 2004 membahas pengelolaan sumber daya Air berdasarkan asas kelestarian, keseimbangan, kemanfaatan umum, keterpaduan dan keserasian, keadilan, kemandirian, serta transparansi dan akuntabilitas tapi Pemkab Pidie gagal total.
“Kami mahasiswa juga menuntut, agar keberadaan tambang-tambang ilegal segera ditutup. Sebab, bisa mengakibatkan bencana ekologis di berbagai daerah. Diantaranya, banjir, kekeringan, tanah longsor, dan lain sebagainya,” ujarnya
“Apabila permasalahan tersebut tidak ditindaklanjuti dengan serius maka kami mahasiswa dan pemuda Pidie akan melakukan aksi besar-besaran,” tutup Abdi Dhil Ikram koordinator Aksi.[Mul]

![[Opini] Pilkada Aceh 2024: Apakah Masih Ada Petugas Berakal Sehat?](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2024/08/WhatsApp-Image-2024-08-31-at-13.35.03-75x75.jpeg)









