Banda Aceh – Partai Aceh (PA) Kota Sabang menargetkan 70 persen suara untuk kemenangan Mualem-Dekfad di Pilkada Aceh.
Hal ini disampaikan Ketua DPW Partai Aceh Kota Sabang, Nazaruddin atau akrab disapa Teungku Agam Sabang, saat bertemu dengan Cawagub Aceh, Fadhlullah alias Dekfad, di Banda Aceh, Rabu 4 September 2024.
Teungku Agam dalam pertemuan tersebut mengatakan PA Kota Sabang berkomitmen penuh serta bekerja keras untuk memenangkan pasangan Muzakkir Manaf dan Fadlullah dengan target meraup suara penuh hingga 70% di kota sabang.
“Visi dan misi PA harus kita terapkan secara menyeluruh ditahun 2025 sampai 2029. Kita juga ingin mempertahankan program Partai Aceh yang sudah terealisasikan dan kita lanjutkan apa yang belum. Program Partai Aceh yang sudah kita presentasikan di walayah Sabang, merupakan hasil daripada visi dan misi Partai Aceh dan juga pimpinan kepala daerah dari Partai Aceh sendiri,” kata Teungku Agam.
“Peuhana tingat geutanyo wate saket na JKA. Meunyoe di Sabang barokon ciet aneuk mit ban lahe kana soe tanggong susu, subsidi listrek, biaya siswa dan hana teupu-teupu dum program yang berjalan.Peng Aceh keu Aceh kon untuk kelompok tertentu,” ucap Teungku Agam lagi.
“Saya manyatakan sikap komintmen bukan hanya untuk pemenangan gubernur saja, melainkan mengawal program pemertintah bersama teman-teman lainya yang terpilih sebagai anggota DPR Aceh dari Partai Aceh.”
Teungku Agam mengajak masyarakat Aceh jangan terprovokasi dengan pihak lain yang ingin menjatuhkan marwah Partai Aceh. Menurutnya, ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ingin memecah belah Partai Aceh dari mata rakyat.
“Partai Aceh bersama Mualem ingin menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas SDM yang ada di Aceh, guna mengurangi pengangguran saat ini. Sangat banyak mahasiswa S1 belum punya pekerjaan tetap, bersama Partai Aceh melalui Mualem dan Dek Fad, kita berharap masalah pengangguran harus ada jalan keluar. Upaya tersebut menjadi visi dan misi Partai Aceh untuk mendongkrak kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Aceh,” kata Teungku Agam.











