Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Panitia Akui Bangunan Belum Rampung Jadi Penyebab Atap Cabor Menembak PON Aceh Ambruk

redaksi by redaksi
18/09/2024
in Nanggroe
0
Panitia Akui Bangunan Belum Rampung Jadi Penyebab Atap Cabor Menembak PON Aceh Ambruk

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman (atas, kedua kanan) meninjau venue menembak PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Lapangan Tembak Rindam IM Mata Ie, Aceh Besar, Aceh, Selasa (17/9/2024). Peninjauan tersebut untuk memastikan kondisi venue setelah insiden talang air ambruk serta area yang terendam air akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah itu. ANTARA FOTO/Arnas Padda/pras.(ARNAS PADDA)

BANDA ACEH – Cuaca ekstrem awalnya disebut menjadi penyebab ambruknya atap venue cabang olahraga menembak PON XXI di Aceh. Namun Ketua Panitia Besar (PB) PON Wilayah Aceh, Safrizal ZA mengatakan, selain faktor cuaca buruk, ambruknya atap venue cabor menembak ini karena pengerjaan bangunan yang belum rampung.

Pembangunan venue memang sejak awal diprediksi tidak akan selesai tepat waktu. Oleh karena itu, beberapa pengerjaan dimodifikasi sedemikian rupa agar lapangan bisa dipergunakan untuk pertandingan.

“Jadi memang beberapa bangunan itu sementara ya, seperti talang air, untuk tampung air memang dibuat sementara, karena nanti setelah pertandingan akan dilanjutkan,” ujar Safrizal saat ditemui awak media di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa (17/9/2024).

Pj Gubernur Aceh tersebut mengatakan, talang sementara itu tidak mampu menampung debit air yang sangat besar saat diguyur hujan deras. Saat ini, tim venue dan kontraktor sedang melakukan perbaikan.

Safrizal berharap bisa diselesaikan dengan baik. Selain itu, petugas juga tengah mengerjakan pembuatan saluran baru agar genangan air di lokasi venue bisa teratasi.

“Karena memang pengerjaan drainase juga belum selesai, oleh karenanya dibuat drainase sementara untuk mengurangi air genangan di luar pekarangan venue menembak,” tuturnya.

Hujan deras disertai angin kencang juga membuat beberapa pertandingan ditunda. Selain menembak, terdapat tenis lapangan, panahan, paralayang, dan dayung yang pertandingannya ditunda.

Selain itu, pihaknya telah memerintahkan bidang venue dan pertandingan untuk mengecek semua lokasi pertandingan yang terdampak angin kencang. “Ada beberapa pertandingan juga harus ditunda, terutama di lapangan terbuka seperti tenis lapangan. Itu sudah dua hari ditunda, karena hujan terus menerus dan itu akan membuat terganggu pertandingan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, atap venue cabang olahraga menembak PON XXI Aceh-Sumut di Mata Ie, Aceh Besar, Aceh, ambruk saat pertandingan sedang berlangsung. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (17/9/2024).

Saat kejadian, hujan lebat disertai angin kencang terjadi, hingga membuat lapangan menembak banjir. Akibatnya, pertandingan ditunda sementara dan para atlet dikembalikan ke hotel masing-masing.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Saat Kontingen Papua Merasakan Kehangatan Tolerasi di Serambi Mekkah

Next Post

Aksi Cepat Pj Bupati Abdya Tanggulangi Pohon Tumbang Menimpa PAUD

Next Post
Aksi Cepat Pj Bupati Abdya Tanggulangi Pohon Tumbang Menimpa PAUD

Aksi Cepat Pj Bupati Abdya Tanggulangi Pohon Tumbang Menimpa PAUD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Posko Bencana Aceh Imbau Warga Terdampak Laporkan Kerusakan Rumah

BNPB Libatkan 220 Mahasiswa Verifikasi Data Kerusakan Rumah Akibat Banjir Aceh Timur

17/01/2026
Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

17/01/2026
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

17/01/2026
Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

17/01/2026
Krak, TNI AD Sebut Baut Hilang di Jembatan Bailey Aceh Sudah Terpasang Kembali

Pembangunan Jembatan di Aceh Timur dan Utara Sangat Mendesak

17/01/2026

Terpopuler

Kartu JKN Sebagai Syarat Buat SIM Dinilai Menyulitkan Masyarakat

“Pansel JPT Aceh Layak Dibubarkan”

16/01/2026

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

UIN Raden Fatah Salurkan Sumor Bor di Aceh

Panitia Akui Bangunan Belum Rampung Jadi Penyebab Atap Cabor Menembak PON Aceh Ambruk

RSUD Aceh Tamiang Aktifkan ICU Mini untuk Layani Korban Bencana

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com