Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Polisi Sita Dokumen Usut Penganiayaan Pekerja Brandoville

redaksi by redaksi
20/09/2024
in Nasional
0
Polisi Sita Dokumen Usut Penganiayaan Pekerja Brandoville

Ilustrasi. Satreskrim Polrestro Jakpus mendatangi lokasi perusahaan Brandoville untuk melakukan olah TKP, dan menyita sejumlah dokumen dari sana. (Istockphoto/ South_agency)

Jakarta – Polisi menyita sejumlah dokumen untuk mengusut kasus dugaan penganiayaan terhadap karyawan yang dilakukan bos perusahaan animasi PT Brandoville Studios Makmur Cherry Lai.

“Tim khusus telah mengamankan beberapa dokumen terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh Brandoville Studios. Salah satu contohnya yaitu absensi, perjanjian kerja sama dan lainnya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Firdaus kepada wartawan, Jumat (20/9).

Firdaus mengatakan dokumen-dokumen tersebut ditemukan dan kemudian disita setelah polisi melakukan olah TKP di lokasi perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut diketahui sudah tutup, dan polisi untuk sementara menduga pemiliknya, Cherry Lai, sudah tak ada di Indonesia.

Nantinya, kata Firdaus, dokumen-dokumen yang disita itu akan dianalisa oleh penyidik. Dokumen itu, lanjut dia, juga akan didalami lebih lanjut untuk mengusut soal dugaan pelanggaran UU Ketenagakerjaan.

Dari olah TKP itu, Firdaus menyebut pihaknya telah mendapat gambar soal dugaan aksi penganiayaan atau kekerasan yang terjadi di perusahaan animasi tersebut.

“Kami dapat gambaran kekerasan yang terjadi itu di lantai 2, tepatnya di ruang kerja. Untuk lebih tepatnya kami akan mengevaluasi kembali apakah nanti kami perlukan untuk olah TKP lanjutan atau tidak,” ujarnya.

Firdaus menuturkan kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sebanyak delapan saksi juga telah dimintai keterangan oleh kepolisian.

“Saksi akan terus bertambah, akan kami lakukan pemeriksaan, lebih lanjut untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat lagi supaya prosesnya cepat,” ucap dia.

Lebih lanjut, Firdaus juga menyebut Polres Metro Jakarta Pusat akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari keberadaan bos perusahaan yang diduga berada di luar negeri.

“Pelaku nanti akan kami berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mencari keberadaan pelaku. Karena belum diketahui keberadaannya, jadi kami belum bisa melakukan pemanggilan,” tuturnya.

Sebelumnya, informasi soal dugaan kekerasan dan eksploitasi di perusahaan Brandoville viral di media sosial. Dalam unggahan yang beredar disebutkan peristiwa itu menimpa mantan karyawan berinisial CS dan dilakukan bosnya yakni CL dan suaminya, KL.

Masih dalam unggahan itu, korban menceritakan dirinya mendapat kekerasan fisik dan verbal dari pemilik perusahaan.

Dalam postingan viral yang tersebar di media sosial, dinarasikan karyawan perusahaan mendapatkan kekerasan verbal dan fisik dari pemilik perusahaan. Cs juga bercerita dirinya dieksploitasi hingga harus pulang dini hari.

Sejauh ini dari pihak perwakilan Brandoville maupun Cherry Lai belum bersuara terkait dugaan kekerasan tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dugaan Korupsi Dana KONI 2022, YARA Surati Kejari Subulussalam

Next Post

Taiwan Buka Suara Usai Terseret Teror Ledakan Pager di Lebanon

Next Post
Taiwan Buka Suara Usai Terseret Teror Ledakan Pager di Lebanon

Taiwan Buka Suara Usai Terseret Teror Ledakan Pager di Lebanon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026
Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

30/07/2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

30/07/2026
KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

30/07/2026
Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

30/07/2026

Terpopuler

Polisi Sita Dokumen Usut Penganiayaan Pekerja Brandoville

Polisi Sita Dokumen Usut Penganiayaan Pekerja Brandoville

20/09/2024

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com