Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mukhlis: Mari Kampanye Pemanasan Global Melalui Hikayat

redaksi by redaksi
09/10/2024
in Nanggroe
0
Mukhlis: Mari Kampanye Pemanasan Global Melalui Hikayat

Banda Aceh-Dosen sastra di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (PBI FKIP) USK, Drs. Mukhlis, M.Hum. mengatakan sudah saatnya kampanye pemanasan global melalui kearifan lokal, di antaranya melalui hikayat.

Hal itu disampaikan Mukhlis dalam kegiatan lokakarya menulis dan membaca hikayat kontempoerer bagi siswa SMP dan SMA sederajat, pada Rabu (9/10) di Ruang Microteaching Learning UP PPL FKIP USK.

Mukhlis, yang menjadi salah satu narasumber kegiatan tersebut, memaparkan pentingnya menulis dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menulis teks sastra lokal.

“Hari ini kita dapat kesempatan berlatih menulis hikayat kontemporer. Artinya, kita menulis hikayat dalam bahasa Indonesia, tetapi secara pola, kita menggunakan pola hikayat Aceh. Ini tantangan sekaligus pembelajaran menarik bagi kita,” ujarnya.

Salah seorang peserta dari MTsN 2 Aceh Besar, berkomentar, hikayat sangat penting dipelajari, karena di sekolah pun ada materi tentang pembelajaran teks hikayat.

Ketua pelaksana kegiatan, Herman RN, mengatakan kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis, 9 dan 10 Oktober 2024. Peserta yang mendapatkan lokakarya adalah siswa SMP, SMA, MTsN, dan MAN dalam wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Kegiatan ini bagian dari sosialisasi lingkungan dan perubahan iklim, tapi kita buat dalam bentuk kearifan lokal Aceh yang diinovasikan dengan tuntutan kekinian,” ujar Herman RN.

Secara rinci, ia menjelaskan, para peserta akan menghasilkan teks hikayat berbentuk syair seperti hikayat Aceh, tetapi ditulis dalam bahasa Indonesia, yang secara substansial tentang perubahan iklim.

“Program ini disponsori oleh The Samdhana Institute melalui hibah Next Level Grant Facility-VCA Indonesia. Lalu untuk kelancaran proses administrasi dan fasilitas tempat kegiatan, saya bekerja sama dengan Dewan Kesenian Banda Aceh dan Jurusan PBI FKIP USK,” jelas Herman.

Sastrawan Aceh itu menyebutkan pemateri yang menjadi narasumber berasal dari akademisi dan praktisi. Dr. Budi Arianto untuk materi substansi perubahan iklim, Drs. Mukhlis, M.Hum. untuk materi teknik menulis hikayat, dan Ahmad Fauzan untuk materi teknik membaca hikayat.

Previous Post

Israel Laporkan 2 Warga Tewas Akibat Serangan Roket Hizbullah

Next Post

Persaudaraan Pidie dan Pidie Jaya Dukung Penuh Kemenangan Mualem – Dek Fadh

Next Post
Persaudaraan Pidie dan Pidie Jaya Dukung Penuh Kemenangan Mualem – Dek Fadh

Persaudaraan Pidie dan Pidie Jaya Dukung Penuh Kemenangan Mualem - Dek Fadh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

FK USK Dorong Kolaborasi Stakeholder, Kembangkan Rumah Sakit Daerah sebagai Wahana Pendidikan

FK USK Dorong Kolaborasi Stakeholder, Kembangkan Rumah Sakit Daerah sebagai Wahana Pendidikan

06/05/2026
Perpisahan Penuh Haru di KUA Kota Fajar: Jejak Pengabdian Ibu Asmidar B Tak Terlupakan

Perpisahan Penuh Haru di KUA Kota Fajar: Jejak Pengabdian Ibu Asmidar B Tak Terlupakan

06/05/2026
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh

06/05/2026
LPPM IAIN Takengon Angkat Isu Transformasi Penggunaan AI di Kalangan Mahasiswa

LPPM IAIN Takengon Angkat Isu Transformasi Penggunaan AI di Kalangan Mahasiswa

06/05/2026
[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

06/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Pesantren Al Zahrah Gelar Kompetisi Bidang Olahraga dan Seni Tingkat SMP Sederajat, Catat Waktunya!

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com