Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Perkuat Ekosistem Wakaf, BWI Gelar Rapat Koordinasi se-Aceh

redaksi by redaksi
07/11/2024
in Nanggroe
0
Perkuat Ekosistem Wakaf, BWI Gelar Rapat Koordinasi se-Aceh

BANDA ACEH – Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Aceh menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) tahun 2024 di Aceh Tengah, Kamis, 7 November 2024. Rakorwil ini berlangsung di aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Aceh Tengah.

Rapat ini diikuti perwakilan BWI kabupaten/kota se-Aceh dan juga penyelenggara zakat wakaf Kankemenag kabupaten/kota.

Rakor ini juga bentuk komitmen Kanwil Kemenag Aceh dan BWI Aceh dalam memperkuat ekosistem wakaf melalui wakaf uang.

Ketua Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Aceh Abdul Gani Isa mengatakan, Rakorwil ini membahas tentang berbagai langkah dalam upaya penguatan ekosistem wakaf melalui gerakan wakaf uang.

Dia mengatakan, nantinya hasil dari Rakorwil BWI tersebut akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah.

“Dengan masukan kita dari materi yang disampaikan nanti akan kita rekomendasikan kembali tentang BWI sebagai lembaga kenaziran di dalam memperkuat ekosistem wakaf dan proses wakaf uang di Provinsi Aceh agar ada dukungan dari pemerintah daerah dan kabupaten/kota dan stakeholder lainnya,” ujarnya.

“Kita ini membuka ruang untuk memulai meghimpun wakaf uang di masing-masing kabupaten/kota yang nanti akan dimotori oleh BWI sebagai lembaga kenaziran,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, perlunya dukungan dari pemerintah daerah dalam sosialiasi wakaf uang di tengah masyarakat.

Gani menjelaskan, sosialisasi tentang wakaf uang bisa dilakukan oleh instansi pemerintah dan BWI yang akan memulai sosialisasi ini.

“Artinya dengan surat dari gubernur kita harap daerah melalukan sosialisi wakaf uang.

Kalau sudah paham sejauh yang dijalankan di Aceh Tengah, Aceh Barat dan juga Singkil tidak ada masalah. Cuma yang menggerakan itu ya BWI itu sendiri,” kata Gani.

Dia juga menyampaikan, masyarakat harus memahami bahwa wakaf uang bisa dilakukan dengan mudah dengan nominal yang kecil.

“Kita kampanyekan kepada masyarakat yang dermawan satu hari 10 ribu pun bisa jadi muda saja itu kita minta sisihkan dalam sehari nominal 10 ribu atau 5 ribu di rekening yang kita buka. Jadi nanti ada yang banyak 100 ribu 200 ribu, lebih banyak tidak masalah,” ujar Gani.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Masyarakat dan Sumber Daya Alam Kabupaten Aceh Tengah Khaidir saat membuka acara ini mengatakan, Rakorwil BWI Aceh ini harus menjadi titik awal dalam pengelolaan wakaf produktif di Provinsi Aceh.

Menurutnya, pengelolaan wakaf yang profesional, akuntabel dan transparan akan dapat memberikan manfaat yang besar untuk umat.

“Sinergi BWI, pemerintah dan masyarakat menajdi kunci penting agar wakaf dapat memberikan banyak manfaat bagi semua pihak,” katanya.

Dia menjelaskan, pengelolaan wakaf menjadi upaya strategis dalam mendukung kesejahteraan umat. Menurutnya, wakaf bukan sekedar simbol kedermawanan tapi juga instrumen ekonomi yang besar.

“Semangat untuk memajukan wakaf terus kita jaga. Wakaf adalah amanah yang harus kita jaga dengan profesional,” ungkapnya.

Dalam Rakorwil ini menghadirkan pemateri Ketua BWI Aceh Abdul Gani Isa, Rektor IAIN Takengon Ridwan Nurdin, Ketua BWI Aceh Tengah Hamdan, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan perwakilan Bank Syariah Indonesia.[]

Previous Post

Kerjasama Bea Cukai-Polri Bongkar Kasus Narkotika di Perairan Aceh Tamiang

Next Post

BPS Sebut Jumlah Pengangguran di Aceh Turun 4.000 dalam Setahun

Next Post
BPS Sebut Jumlah Pengangguran di Aceh Turun 4.000 dalam Setahun

BPS Sebut Jumlah Pengangguran di Aceh Turun 4.000 dalam Setahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Pilchiksung Serentak di 31 Gampong, 76 Calon Keuchik Berebut Dukungan Warga Pidie Jaya

Nyan, Pilchiksung Serentak di 31 Gampong, 76 Calon Keuchik Berebut Dukungan Warga Pidie Jaya

24/06/2026
Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

24/06/2026
Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

24/06/2026
Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

24/06/2026
SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

24/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com