Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Aktif Menulis di Jurnal Scopus, Zulfa Tuffahati Lulus Tanpa Skripsi di UIN Ar-Raniry

Atjeh Watch by Atjeh Watch
16/11/2024
in Kampus
0
Aktif Menulis di Jurnal Scopus, Zulfa Tuffahati Lulus Tanpa Skripsi di UIN Ar-Raniry

Banda Aceh — Zulfa Tuffahati, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, berhasil menyelesaikan studinya tanpa menulis skripsi. Sebagai alternatif, Zulfa memilih jalur publikasi artikel ilmiah dan sukses menerbitkan karyanya di Jurnal Al Maktabah yang terakreditasi SINTA 4. Artikel tersebut dijadwalkan terbit pada Desember 2024.

Zulfa menyelesaikan pendidikannya dalam tujuh semester di bawah bimbingan Prof Dr Phil Abdul Manan MSc MA. Dalam sidang akhir yang digelar pada Jumat (15/11) di ruang sidang Program Studi Ilmu Perpustakaan, Zulfa mempertahankan artikelnya dalam bahasa Inggris di hadapan dewan penguji, yakni Nurhayati Ali Hasan, MLIS, Mukhtaruddin, MLIS, dan T. Mulkan Safri, MIP.

Selain tugas akhirnya, Zulfa dikenal aktif menulis artikel ilmiah di jurnal bereputasi internasional, termasuk yang terindeks Scopus. Salah satu artikelnya, berjudul “Morality and Immorality in Politics in Aceh Post 2005 MoU Helsinki,” diterbitkan di Jurnal Peuradeuen (Scopus Q1) pada September 2024. Ia juga menunggu hasil review artikel lain di Jurnal Islam Futura (Scopus Q1) dengan judul “Reciting the Quran at Graves in the Acehnese Community.”

Selama tiga tahun terakhir, Zulfa juga terlibat dalam berbagai penelitian yang didanai DIPA UIN Ar-Raniry. Ia telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas laporan penelitiannya, di antaranya laporan bertema “Morality of the Political Process in Aceh Post-2005” (terdaftar pada Juli 2023) dan “Reciting Qur’an in the Graveyard in Aceh (The Current Practices and Perspectives)” (Juli 2024).

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Adab dan Humaniora, Nazaruddin, MLIS, PhD, menjelaskan bahwa keberhasilan Zulfa mencerminkan implementasi kebijakan baru UIN Ar-Raniry yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan tugas akhir melalui publikasi ilmiah. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Rektor Nomor 200 Tahun 2024. Kebijakan ini memberikan pilihan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk publikasi ilmiah, prototype, atau proyek, sebagai alternatif dari skripsi.

“Kebijakan ini bertujuan memberikan peluang percepatan studi sekaligus meningkatkan kontribusi ilmiah mahasiswa melalui publikasi, baik di lingkup nasional maupun internasional dan hal ini sejalan dengan upaya menjaga kualitas lulusan UIN Ar-Raniry,” kata Nazaruddin.

Kebijakan ini, kata Nazaruddin, tidak hanya membuka peluang akselerasi studi tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan publikasi akademik, baik di lingkup nasional maupun internasional.

“Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan yang luas bagi mahasiswa semester akhir untuk mempercepat penyelesaian studi, berinovasi, dan meningkatkan kontribusi ilmiah melalui publikasi. ,” jelas Nazaruddin.

Di tingkat Fakultas Adab dan Humaniora, publikasi ilmiah mahasiswa diperkenankan di jurnal terakreditasi Sinta 6 sebagai langkah strategis mendukung percepatan publikasi dan diversifikasi karya tulis ilmiah. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan meningkatkan jumlah publikasi pada empat jurnal yang dikelola fakultas tersebut.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, Mukhtaruddin MLIS, menyampaikan apresiasinya atas capaian Zulfa. “Semangat Zulfa dalam menulis dan berkontribusi di jurnal bereputasi internasional menunjukkan potensi mahasiswa UIN Ar-Raniry mampu berkiprah dan bersaing di tingkat internasional,” katanya.

Mukhtaruddin menambahkan, keberhasilan ini menjadi bagian dari langkah inovatif kampus untuk mempercepat masa studi mahasiswa tanpa mengorbankan kualitas akademik. Mahasiswa yang telah menyelesaikan mata kuliah Metodologi Penelitian didorong untuk segera berkonsultasi dengan dosen penasehata akademik maupun dosen pembimbing yang sesuai bidang keahlian.

“Mahasiswa tidak perlu menunggu hingga akhir semester untuk mengajukan proposal. Proses ini bisa dipercepat dengan memilih dosen pembimbing sesuai keahlian dan mengajukan permohonan ke program studi,” ungkapnya. []

Previous Post

DKB Angkat Topi untuk BPK dan SUKAT

Next Post

Diskominfotik Ikuti Rakor Integrasi Validasi BPHTB

Next Post
Diskominfotik Ikuti Rakor Integrasi Validasi BPHTB

Diskominfotik Ikuti Rakor Integrasi Validasi BPHTB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Aktif Menulis di Jurnal Scopus, Zulfa Tuffahati Lulus Tanpa Skripsi di UIN Ar-Raniry

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com