Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

FISIP UIN Ar-Raniry Gelar Stadium General dan Diskusi Publik

redaksi by redaksi
10/12/2024
in Kampus
0
FISIP UIN Ar-Raniry Gelar Stadium General dan Diskusi Publik

BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar acara Stadium General dan diskusi publik bertema “Menggali Interseksionalitas dalam Isu Gender dan Keadilan Sosial di Aceh” pada Jumat, 15 November 2024.

Kegiatan ini mengundang dua narasumber, yaitu Dessy Setiawaty dari YKPI dan Bayu Satria dari Youth ID.

Dalam konteks Aceh, interseksionalitas dapat dilihat dari bagaimana norma patriarki dan tradisi lokal memengaruhi perempuan. Perempuan Aceh seringkali hanya dianggap cocok mengurus rumah tangga, sementara keterlibatan mereka dalam politik dan ekonomi dipandang tabu.

Dessy Setiawaty menekankan perlunya perubahan persepsi masyarakat terhadap isu gender, pemberdayaan perempuan untuk memperkuat fungsi sosial, serta edukasi mengenai hak-hak mereka.

Ia juga mendorong generasi muda menciptakan lingkungan inklusif demi mendukung keadilan sosial. Menurut Dessy, transformasi sosial dimulai dari perubahan individu, termasuk meningkatkan kesadaran pentingnya kesetaraan gender dan memberi perempuan akses pada sumber daya yang membantu mereka mencapai potensi penuh

Bayu Satria menjelaskan bahwa kerentanan gender merujuk pada situasi di mana individu atau kelompok tertentu lebih rentan mengalami diskriminasi, ketidakadilan, dan dampak sosial akibat perbedaan gender. Kerentanan ini biasanya dipengaruhi oleh norma budaya, stereotip, serta struktur sosial yang tidak adil, yang menghalangi perempuan, laki-laki, atau kelompok non-biner untuk mendapatkan akses setara terhadap sumber daya, peluang, dan perlindungan. Sebagai contoh, perempuan di banyak wilayah sering menghadapi beban kerja ganda, keterbatasan akses ke pendidikan dan layanan kesehatan, serta risiko kekerasan berbasis gender yang lebih tinggi. Sementara itu, laki-laki sering tertekan oleh norma maskulinitas tradisional yang membatasi ekspresi emosional dan fleksibilitas peran dalam masyarakat.

Untuk mengatasi kerentanan gender, diperlukan pendekatan inklusif yang mempertimbangkan interseksionalitas, sehingga kebijakan dan langkah intervensi yang diterapkan dapat secara efektif mengurangi ketimpangan serta mendorong keadilan sosial.

Ia juga mengajak mahasiswa Gen Z untuk mengadakan diskusi terkait kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, yang sering menghadapi hambatan akses. Misalnya, ketidakhadiran jalur khusus di kampus dapat menjadi isu yang memancing kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelompok rentan.

Previous Post

Sukses Hattrick Juara Umum PON, Jawa Barat Berbagi Trik untuk Aceh

Next Post

Penanganan Gajah di Aceh Diminta Perlu Melibatkan Semua Pihak

Next Post
Penanganan Gajah di Aceh Diminta Perlu Melibatkan Semua Pihak

Penanganan Gajah di Aceh Diminta Perlu Melibatkan Semua Pihak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

STAI Nusantara Serahkan Mahasiswa KPM di Kantor Camat Peukan Bada

STAI Nusantara Serahkan Mahasiswa KPM di Kantor Camat Peukan Bada

01/05/2026
Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

30/04/2026
PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

30/04/2026
YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

30/04/2026
Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

30/04/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com