Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Khazanah

Menggugah, Kekuatan Inong Balee di Pentas “Laksamana Keumalahayati”

Joe Samalanga by Joe Samalanga
28/12/2024
in Khazanah, Nanggroe
0
Menggugah, Kekuatan Inong Balee di Pentas “Laksamana Keumalahayati”

PERAN Cut Aja Rizka cukup kuat sebagai Laksamana Keumalahayati, Pahlawan Aceh yang sigap melawan musuh di lautan Malaka. Pesan-pesan yang disampaikan mengena dan patriotik, terutama pesan untuk kaum perempuan Aceh yang gagah berani di Medan Perang.

“Saya akan mengumpulkan Inong Balee untuk berperang,” kata Keumalahayati saat meminta restu Ayahanda ketika hendak berperang dilautan lepas. “Inong Balee yang suaminya syahid di medan perang,” lanjutnya.

Mendengar semangat putrinya itu, Raja yang merupakan Ayahanda Keumalahayati langsung merestui, dan meminta Keumalahayati kembali menghadap bersama pasukannya beberapa waktu lagi. Tentu, restu itu membuat Keumalahayati semakin menggebu. Dialah yang melatih pasukan perang perempuan, karena Keumalahayati memang lulusan pendidikan militer jurusan angkatan laut di akademi Baitul Maqdislulusan, sehingga dia lihai memilih pasukan “Inong Balee” tangguh.

“Saya akan persiapan beberapa kapal armada perang untuk pasukan ini,” lanjut Sultan Mahmudsyah kepada Keumalahayati.

Begitu sepenggal kisah penampilan drama pendek perayaan Internasional Hari Lahir Laksamana Keumalahayati yang mendapat respon pengunjung Gedung tertutup Taman Budaya Aceh, Banda Aceh,  Jum’at (27/12/2024/) malam.

Keumalahayati di sutradarai Teuku Januarsyah, dan dimainkan oleh Cut Aja Rizka, Adek Hanafi Lataikam, Medya Hus,dan lain-lain. Musik digarap Moritza Thaher. Acara turut diisi Penyanyi Kasga Record Lea Amelia, Seudati Inong dan Penghikayat perempuan Syeh Nu Gampa asal Aceh Barat, serta puisi diisi seniman perempuan Nurmaida.

Acara digelar Majelis Seniman Aceh (MaSa) berdasar keputusan Dirjen Unesco, Madame Audrey Azoulay pada Sidang Umum ke-42 UNESCO tahun lalu yang menetapkan 1 Januari 1550 hari Lahir Laksamana Keumalahayati yang kemudian menjadi hari perayaan Internasional.

Hadir pada malam pagelaran Calon Walikota Banda Aceh terpilih Illiza Sa’aduddin Djamal, Perwakilan Gubernur Aceh, Kepala Sekretariat Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Seno Hartono, dan perwakilan dari beberapa negara.[]

 

Previous Post

Prancis Resmi Minta RI Pulangkan Terpidana Mati Narkoba Serge Atlaoui

Next Post

Kolam Pemandian Putroe Aloeh Menawarkan Kesejukan dan Ketenteraman untuk Pengunjung

Next Post
Kolam Pemandian Putroe Aloeh Menawarkan Kesejukan dan Ketenteraman untuk Pengunjung

Kolam Pemandian Putroe Aloeh Menawarkan Kesejukan dan Ketenteraman untuk Pengunjung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com