Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Meksiko Tolak Izin Mendarat Pesawat yang Bawa Imigran dari AS

redaksi by redaksi
25/01/2025
in Internasional
0
Meksiko Tolak Izin Mendarat Pesawat yang Bawa Imigran dari AS

Pemerintah Meksiko menolak izin pendaratan pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang membawa rombongan imigran yang dideportasi dari AS. (iStockphoto/GordZam)

Jakarta – Pemerintah Meksiko menolak izin pendaratan pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang membawa rombongan imigran yang dideportasi dari AS pada Kamis (23/1) waktu setempat.

Pesawat militer tersebut bertujuan ke Guatemala dan membawa sekitar 80 orang rombongan imigran yang hendak dideportasi.

Seorang Pejabat Gedung Putih mengklaim penolakan izin mendarat itu sekadar permasalahan administratif.

“Urusan penerbangan itu adalah permasalahan administratif dan telah diperbaiki secara cepat,” ujar pejabat yang tak disebutkan namanya itu, seperti dikutip dari NBC News.

Kedutaan Besar Meksiko sendiri belum memberikan konfirmasi atau penjelasan terkait penolakan izin pendaratan.

Saat ini hubungan antara AS-Meksiko memanas setelah Donald Trump dilantik sebagai presiden dan menerapkan sejumlah kebijakan anti imigran.

Kurang sepekan sejak dilantik, Trump bahkan telah memulai operasi menangkap ratusan imigran, yang sebagiannya kemudian dideportasi pada Kamis (23/1).

“Pemerintahan Trump pada hari Kamis menangkap 538 penjahat imigran ilegal,” kata Sekretaris Gedung Putih Karolina Leavitt di platform X.

Dia juga mengatakan ratusan imigran dideportasi dengan pesawat militer.

“Operasi deportasi massal terbesar dalam sejarah sedang berlangsung,” ujar Leavitt, dikutip Channel NewsAsia.

Trump juga menandatangani sejumlah perintah eksekutif untuk menindak keras imigran ilegal di AS, yaitu memperluas hukuman mati bagi kriminal dan imigran, mengusir imigran gelap, dan menangguhkan kedatangan para pencari suaka.

Kebijakan anti imigran telah dijanjikan selama Trump berkampanye.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rencana Aceh Bangun Pabrik Rokok Dinilai Hambat Kesehatan Publik

Next Post

Putin Siap Berunding dengan Trump Tentang Masalah Ukraina

Next Post
Putin Siap Berunding dengan Trump Tentang Masalah Ukraina

Putin Siap Berunding dengan Trump Tentang Masalah Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

04/08/2026
Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026
Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

03/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com