Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

BKSDA Terjunkan Tim Tangani Gangguan Harimau di Aceh Selatan

redaksi by redaksi
15/02/2025
in Lintas Barat Selatan
0
BKSDA Terjunkan Tim Tangani Gangguan Harimau di Aceh Selatan

Arsip foto - Dokter hewan memeriksa kondisi kesehatan harimau sumatra di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (3/2/2024). ANTARA/Risky Hardian Saputra

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menurunkan tim mengatasi gangguan harimau sumatra (panthera tigris sumatrae) yang dilaporkan memangsa kambing warga di Desa Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan.

“Kami sudah mengerahkan tim merespons laporan harimau memangsa ternak warga di Desa Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan,” kata Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Sabtu.

Ia mengatakan tim sudah bergerak ke lokasi penemuan bangkai kambing yang diduga dimangsa harimau pada Jumat (14/2) malam. Lokasi harimau dilaporkan memangsa kambing berada dekat dengan pemukiman penduduk.

Upaya yang dilakukan, kata Ujang Wisnu Barata, di antaranya dengan mengusir satwa dilindungi tersebut menjauh dari pemukiman penduduk dan masuk ke kawasan hutan yang merupakan habitatnya.

Selain itu, tim juga memasang kamera jebak untuk memverifikasi apakah benar ada keberadaan harimau di kawasan tersebut atau tidak. Sebab, dari penelusuran di lokasi dijumpai terindikasi penyebab lain.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melepasliarkan ternak serta mengandangkannya guna mencegah terjadinya interaksi negatif dengan satwa dilindungi tersebut,” kata Ujang Wisnu Barata.

Berdasarkan daftar kelangkaan satwa dikeluarkan lembaga konservasi dunia International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), harimau sumatra hanya ditemukan di Pulau Sumatera. Satwa ini berstatus spesies terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kelestarian khususnya harimau sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa dilindungi.

Serta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati.

Kemudian, tidak memasang jerat, racun, pagar listrik tegangan tinggi yang dapat menyebabkan kematian satwa liar dilindungi. Semua perbuatan ilegal tersebut dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan.

Di samping itu, aktivitas ilegal lainnya juga dapat menyebabkan konflik satwa liar khususnya harimau sumatra dengan manusia. Konflik ini berakibat kerugian secara ekonomi hingga korban jiwa, baik manusia maupun keberlangsungan hidup satwa liar tersebut.

Sumber: antara

Previous Post

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 45 Ton Bawang dari Thailand

Next Post

Ribuan Jamaah MPTT Indonesia Hadir pada Penutupan Rakernas serta Peringkatan Isra Mi’raj di Abdya

Next Post
Ribuan Jamaah MPTT Indonesia Hadir pada Penutupan Rakernas serta Peringkatan Isra Mi’raj di Abdya

Ribuan Jamaah MPTT Indonesia Hadir pada Penutupan Rakernas serta Peringkatan Isra Mi'raj di Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

18/09/2026
Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

18/09/2026
Direktur Utama PT PEMA Ajak Investor Perkuat Kolaborasi Sektor Perikanan di Aceh

Direktur Utama PT PEMA Ajak Investor Perkuat Kolaborasi Sektor Perikanan di Aceh

18/09/2026
Polres Bireuen Bekali Santri Al Zahrah Edukasi Perlindungan Anak

Polres Bireuen Bekali Santri Al Zahrah Edukasi Perlindungan Anak

18/09/2026
‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

‎Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

18/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

BKSDA Terjunkan Tim Tangani Gangguan Harimau di Aceh Selatan

Jalan Nasional Alue Mangota Blangpidie Terendam Banjir, Masyarakat di Imbau Waspada

Mengukir Sejarah Kepemimpinan Perempuan: Refleksi atas Pelantikan Keuchik Rauzatul Jannah di Indra Jaya

Aksi Solidaritas Kemanusiaan, SMA/SMK/SLB Se-Aceh Barat Daya Bantu Penanganan Pascabanjir di SMAN 4 Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com