Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ketua Komisi IV DPRK Ajak Para Ibu Majlis Ta’lim di Banda Aceh Lindungi Keluarganya dari Pengaruh LGBT

redaksi by redaksi
25/02/2025
in Nanggroe
0
Ketua Komisi IV DPRK Ajak Para Ibu Majlis Ta’lim di Banda Aceh Lindungi Keluarganya dari Pengaruh LGBT

Ketua Komisi IV DPRK Ajak Para Ibu Majlis Ta'lim di Banda Aceh Lindungi Keluarganya dari Pengaruh LGBT

Banda Aceh – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengajak para ibu majlis ta’lim se-kecamatan Kuta Alam untuk melindungi keluarganya dari pengaruh LGBT yang semakin meningkat.

Hal itu disampaikan Farid saat menjawab pertanyaan para ibu dalam Reses I Masa Persidangan II Anggota DPRK Banda Aceh Tahun 2025 yang diikuti oleh 200-an peserta dari perwakilan Majelis Taklim di 11 gampong Kecamatan Kuta Alam yang berlangsung di aula Bapelkes Aceh, Jln Teungku Moh. Daud Beureueh, Kecamatan Kuta Alam, Senin (24/2/2025).

Menurut Farid Nyak Umar, salah satu peran para ibu majlis ta’lim yang bisa membendung keluarga dari LGBT yakni dengan memberikan pemahaman agama Islam dengan baik dan benar. Terutama bagi para anggota keluarga dan sanak saudara untuk tidak mendekati zina dan pergaulan bebas serta perilaku penyimpangan seksual lainnya.

“Mari kita jaga anggota keluarga kita dari pengaruh LGBT dengan memperkuat peran orang tua dan keluarga, dengan memberikan pemahaman agama yang baik agar anak-anak kita terhindar dari perilaku yang dilaknat Allah SWT tersebut,” kata Farid.

Farid mengungkapkan, para pelaku LGBT ini bukan hanya berasal dari kalangan yang belum menikah saja. Tapi tak tertutup kemungkinan bagi yang sudah berkeluarga dan punya anak.

Indikasi-indikasi seperti ini lanjut Farid, butuh peran keluarga yang lebih dominan melalui pola asuh yang baik dalam keluarga. Dimana para ibu berupaya memberikan pemahaman agama Islam yang baik kepada anak agar menghindari perilaku LGBT dan penyimpangan seksual. Kemudian meluangkan waktu yang cukup untuk selalu berkomunikasi dan berinteraksi dengan keluarga, sehingga mengetahui sejak dini jika ada persoalan yang sedang dihadapi oleh anak.

“Di era zaman teknologi nan canggih ini, LGBT merebak lewat gaya atau trend yang tersebar pada medsos melalui gawai yang dinonton oleh anak-anak kita. Karena itu keluarga harus menjadi basis utama perlindungan dari pengaruh LGBT, dengan memperhatikan pola asuh yang benar. Serta orang tua juga harus memahami tahap perkembangan seksual anak sebagai langkah preventif,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ketua DPD PKS Banda Aceh ini juga mendorong Dinas Kesehatan kota dan lintas OPD untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan masalah LGBT ini secara terpadu. Apalagi kasus HIV/AIDS yang sudah terdata di Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh sudah mencapai 530 kasus dan didominasi LSL (Lelaki Seks Lelaki) atau karena perilaku LGBT.

“Persoalan LGBT ini harus menjadi perhatian utama Pemerintah dan ditangani secara terpadu dengan melibatkan lintas instansi dan semua stakeholder. Penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan, terutama kepada remaja dan mahasiswa. Serta mengintensifkan skrining HIV terhadap kelompok yang rentan. Karena dari 530 kasus HIV/AIDS, 85% lebih berjenis kelamin laki-laki. Ini sudah darurat dan seperti fenomena gunung es,”pungkas Farid Nyak Umar.[]

Previous Post

Polri: 164.278 Personel Dikerahkan Selama Mudik Lebaran 2025

Next Post

Kalah di MK, Befa Yigibalom dan Natan Pahabol ajak Masyarakat Papua Pegunungan Dukung Pemerintahan Baru

Next Post
Kalah di MK, Befa Yigibalom dan Natan Pahabol ajak Masyarakat Papua Pegunungan Dukung Pemerintahan Baru

Kalah di MK, Befa Yigibalom dan Natan Pahabol ajak Masyarakat Papua Pegunungan Dukung Pemerintahan Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Aceh

29/07/2026
Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

29/07/2026
Ketika Nyawa Seorang Ayah Lebih Murah dari Seekor Ayam, Lalu Dimana Keadilan Hukum?

Ketika Nyawa Seorang Ayah Lebih Murah dari Seekor Ayam, Lalu Dimana Keadilan Hukum?

29/07/2026
HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

29/07/2026
Oknum Polisi yang Terlibat Perampokan di Aceh Selatan Diberhentikan

Oknum Polisi yang Terlibat Perampokan di Aceh Selatan Diberhentikan

29/07/2026

Terpopuler

Ketua Komisi IV DPRK Ajak Para Ibu Majlis Ta’lim di Banda Aceh Lindungi Keluarganya dari Pengaruh LGBT

Ketua Komisi IV DPRK Ajak Para Ibu Majlis Ta’lim di Banda Aceh Lindungi Keluarganya dari Pengaruh LGBT

25/02/2025

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com