Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Illiza dan BKKBN Bahas Kiat Penurunan Stunting di Banda Aceh

redaksi by redaksi
06/03/2025
in Kesehatan
0
Illiza dan BKKBN Bahas Kiat Penurunan Stunting di Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh di Pendopo Wali Kota. Rabu, 05 Maret 2025.

Kunjungan ini membahas berbagai program BKKBN, terutama terkait kerja sama dalam upaya penurunan angka stunting di Banda Aceh dan pelaksaan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sabrina Salim, serta jajaran pejabat BKKBN lainnya. Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota, Fadhil, serta Kepala BKKBN Kota Banda Aceh Cut Azharida.

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sabrina Salim, menyampaikan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah pencegahan stunting, yang telah menjadi prioritas nasional. Selain itu, berbagai program telah disiapkan, termasuk Taman Asuh Anak, Gerakan Lansia Berjaya, Generasi Berencana (Genre), dan program prioritas lainnya.

Sabrina, juga menekankan pentingnya pendataan keluarga berisiko stunting. Di Banda Aceh, terdapat 781 keluarga yang terdata berisiko stunting dan perlu adanya penanganan yang serius dari pemerintah kota.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyambut baik program-program BKKBN. Ia menyatakan bahwa angka 781 keluarga berisiko stunting di Banda Aceh merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani. IIliza mengapresiasi BKKBN yang telah memiliki data valid terkait hal ini.

“Persoalan pencegahan stunting ini kasus yang ada tentu kita butuh orang tua asuh yang mengadopsi untuk bekerja sama agar ada percepatan penurunan,” katanya.

Illiza juga menekankan pentingnya sosialisasi dan kampanye tentang gizi seimbang dan kesehatan keluarga. Ia menilai, stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor kemiskinan, tetapi juga oleh gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan siap saji.

“Jadi lifestyle ini harus diubah. Kalau hanya kemiskinan ini dapat diatasi dengan memberikan bantuan, tapi kalau lifestyle sulit diubah,” ujarnya.

Illiza berkomitmen untuk mendukung upaya penurunan angka stunting di Banda Aceh. Ia akan menginstruksikan jajarannya untuk bekerja sama dengan BKKBN dan stakeholder terkait lainnya.

“Insya Allah komitmen kita tentang edukasi gizi kesehatan dan pelatihan secara intensif dan bisa kita kolaborasi dengan Kemenag ketika pranikah masyarakat diedukasi tentang peran ayah ibu dan keluarga tentang kesehatan untuk pemilihan gizi pada keturunannya,” kata IIliza.

Beberapa program yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja ke depan antara lain paket pangan bergizi, puskesmas keliling. Disamping itu pihaknya juga akan bekerja sama dengan berbagai organisasi seperti majelis taklim, untuk memberika penyuluhan kepada masyarakat, dan juga pemberdayaan masyarakat melalui PKK.

“Dengan kolaborasi kita bisa monitoring dan evaluasi. Saya tau persoalan stunting harus dilakukan upaya penyembuhan,” ungkapnya.

Previous Post

Bea Cukai Aceh Ungkap Penyimpanan 188 Kilogram Sabu-sabu di Kebun Sawit

Next Post

Pemkab Nagan Raya Aceh Terima Alokasi 3.037 Ton NPK Subsidi

Next Post
Pemkab Nagan Raya Aceh Terima Alokasi 3.037 Ton NPK Subsidi

Pemkab Nagan Raya Aceh Terima Alokasi 3.037 Ton NPK Subsidi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

04/09/2026
Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

04/09/2026
Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

05/09/2026
Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

04/09/2026

Terpopuler

Illiza dan BKKBN Bahas Kiat Penurunan Stunting di Banda Aceh

Illiza dan BKKBN Bahas Kiat Penurunan Stunting di Banda Aceh

06/03/2025

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com