Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

8 Polisi Ditahan Propam Imbas Warga Sulut Tewas Ditembak

redaksi by redaksi
12/03/2025
in Nasional
0

Ilustrasi. Wakapolda Sulut mengatakan 8 polisi yang terlibat peristiwa penembakan yang menewaskan warga di lokasi tambang Kabupaten Mitra kini diperiksa dan dipatsus. (iStockphoto/FOTOKITA)

Makassar – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Utara memeriksa sebanyak delapan personel yang diduga terlibat dalam peristiwa penembakan yang menewaskan seorang warga Kabupaten Minahasa Tenggara.

Polisi yang diperiksa Propam Polda Sulut yakni Bripka MLL, Bripka WKD, Bripka FM, Bripka HL, Bripka MN, Bripka AL, Aipda HT, dan Bripka HS.

“Propam Polda Sulut telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 anggota, karena diduga berada di area tambang,” kata Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi dalam keterangan resminya, Selasa (11/3)

Jenderal bintang satu ini mengatakan bahwa kedelapan anggota tersebut sementara telah ditempatkan di tempat khusus (Patsus) untuk mempermudah proses pemeriksaan oleh penyidik Propam.

“Selesai dilakukan pemeriksaan, ke delapan anggota tersebut akan dilakukan Patsus bertempat di Mapolda Sulut,” ungkap Bahagia.

Sementara ini, katanya, tim Laboratorium Forensik Polda Sulut masih melakukan uji balistitik terhadap barang bukti berupa senjata api dan amunisi yang diduga digunakan untuk menembak warga hingga tewas, pada Senin (10/3) sekitar pukul 02.30 WITA.

“Kita juga berkoordinasi terus dengan pihak dokter forensik RSUD Dr, R.D Kandou terkait hasil autopsinya,” jelas Bahagia.

Bahagia memastikan bahwa pascaperistiwa penembakan yang menewaskan seorang warga yang diduga dilakukan oknum polisi, saat ini situasi di Kabupaten Minahasa Tenggara dalam keadaan kondusif.

“Saat ini, situasi di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara pascakejadian, dalam keadaan kondusif dan terkendali,” katanya.

Kronologi

Sebelumnya seorang warga Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tewas tertembak oleh diduga anggota anggota Polda Sulawesi Utara saat sejumlah warga yang hendak mencuri hasil tambang di kawasan tambang emas tanpa izin.

Kejadian itu terjadi pada Senin (10/3) sekitar pukul 02.00 WITA, bermula ada sekelompok orang yang tidak dikenal datang membawa berbagai senjata tajam dan senapan angin mendatangi lokasi tambang di Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara.

“Kedatangan mereka diduga untuk melakukan pencurian dan mengambil secara paksa hasil tambang. Dan itu sudah dilakukan berulang kali, yang dibuktikan dengan adanya Laporan Polisi (LP) yang masuk di Polres Mitra,” kata Bahagia.

Pada saat mereka datang di lokasi tersebut, dan ada delapan personel Polda Sulut sedang berjaga di lokasi. Beberapa saat kemudian petugas melepaskan tembakan peringatan, tapi mereka tidak mengindahkan.

“Dalam peristiwa ini, tiga warga menjadi korban yaitu satu meninggal dunia, satu diduga terkena di kaki, dan satu-satu luka-luka terjatuh,” ungkap Bahagia.

Kemudian massa tersebut melakukan perusakan dan membakar aset yang ada di lokasi, termasuk sejumlah kendaraan dan menjarah carbon yang sudah mengandung emas.

“Pascakejadian, Ditreskrimum dan Diterskrimsus Polda Sulut langsung melakukan olah TKP dan melakukan autopsi,” jelasnya.

Sementara ini, kata Bahagia, Bidang Propam Polda Sulut melakukan pemeriksaan terhadap 8 personel Polda Sulut yang diduga berada di TKP di areal lokasi tambang Alason Ratatotok.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Satu Warga Aceh Korban TPPO Kembali Dipulangkan dari Kamboja

Next Post

Moskow Rusia Digempur Serangan Drone Ukraina Terbesar

Next Post

Moskow Rusia Digempur Serangan Drone Ukraina Terbesar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

12/06/2026
Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

12/06/2026
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

12/06/2026
Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

8 Polisi Ditahan Propam Imbas Warga Sulut Tewas Ditembak

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com