Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Langka, Utusan Trump Temui Menlu Iran usai AS Ancam Serang Teheran

redaksi by redaksi
13/04/2025
in Internasional
0

Ilustrasi. Iran buka suara usai diberi tenggat waktu dua bulan soal perundingan nuklir baru. Foto: iStock/Rainer Puster

Jakarta – Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Timur Tengah, Steve Witkoff, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di Oman, Sabtu (12/4).

Pertemuan langka secara tak langsung itu terjadi di tengah ketegangan kedua negara yang semakin meningkat belakangan ini. AS sebelumnya kembali mengancam akan menyerang Iran.

Dalam siaran televisi, Araghchi mengatakan pembicaraan itu terkait dengan keinginan AS agar kesepakatan nuklir dengan Iran tercapai secepat mungkin.

“Pihak Amerika juga menyampaikan bahwa kesepakatan positif adalah kesepakatan yang dapat dicapai secepat mungkin, tapi itu tidak akan mudah dan membutuhkan kemauan dari kedua belah pihak,” kata Araghchi, seperti dikutip AFP, Sabtu (12/4).

“Saya pikir kami sudah sangat dekat dengan dasar untuk bernegosiasi. Baik kami maupun pihak lain tidak menginginkan negosiasi yang sia-sia, diskusi demi diskusi, pemborosan waktu, atau pembicaraan yang berlarut-larut,” lanjut Araghchi.

Araghchi melakukan pertemuan tidak langsung dengan Witkoff yang dimediasi Oman selama lebih dari dua setengah jam. Ini merupakan pembicaraan nuklir AS-Iran tingkat tertinggi pertama sejak kesepakatan nuklir kedua negara berakhir pada 2018 lalu.

Menurut Gedung Putih, pembicaraan ini “sangat positif dan konstruktif.”

Saat ditanya soal pembicaraan ini, Trump di Air Force One mengatakan kepada wartawan bahwa komunikasi tersebut tak berarti sampai kesepakatan tercapai.

Trump sebelumnya sudah menyampaikan bahwa AS akan memulai pembicaraan dengan Iran mengenai program nuklir Teheran pada Sabtu ini.

Ia berharap pembicaraan itu membuahkan kesepakatan yang signifikan karena jika tidak, Iran akan berada dalam “bahaya besar”.

“Saya pikir jika pembicaraan ini tidak berhasil, Iran akan berada dalam bahaya besar. Saya benci mengatakannya, tapi benar-benar dalam bahaya karena mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir,” ujar Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Senin (7/4).

Pembicaraan antara Araghchi dan Witkoff ini sendiri akan dilanjutkan pada Sabtu (20/4) depan. Araghchi dan Witkoff pada kesempatan itu sempat bicara langsung beberapa menit, yang menurut Gedung Putih merupakan “langkah maju dalam mencapai hasil yang saling menguntungkan.”

Eskalasi ketegangan antara Iran dan AS kembali meningkat setelah Trump, dalam periode pertamanya sebagai presiden, menarik AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran pada 2018.

Kesepakatan yang diteken pada 2015 itu bertujuan mencegah Iran membangun senjata nuklir karena hanya membolehkan Iran memperkaya uraniumnya hingga 3,67 persen.

Setelah Trump menarik AS keluar dari perjanjian, Iran pun meningkatkan pengayaan uraniumnya. Saat ini, persediaan Iran sudah memungkinkannya untuk membangun beberapa senjata nuklir.

Laporan terbaru Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) memperkirakan Iran memiliki 274,8 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60 persen.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

DPRK Pidie Apresiasi Respon Cepat Polres Pidie Tangkap Pelaku Penipuan Modus Rumah Duafa

Next Post

Kejagung Periksa Dua Hakim Pemberi Vonis Lepas Kasus Ekspor CPO

Next Post
Kejagung Periksa Dua Hakim Pemberi Vonis Lepas Kasus Ekspor CPO

Kejagung Periksa Dua Hakim Pemberi Vonis Lepas Kasus Ekspor CPO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

19/09/2026
Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

19/09/2026
Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

19/09/2026
Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Budaya dan Penggerak Ekonomi

Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Budaya dan Penggerak Ekonomi

19/09/2026
Wakil Bupati Aceh Tengah Serahkan Dump Truck dan Sarpras Pendukung KDMP Untuk 17 Titik

Wakil Bupati Aceh Tengah Serahkan Dump Truck dan Sarpras Pendukung KDMP Untuk 17 Titik

19/09/2026

Terpopuler

Langka, Utusan Trump Temui Menlu Iran usai AS Ancam Serang Teheran

13/04/2025

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com