Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

ARC USK Banda Aceh Kembali Ekspor Satu Ton Minyak Nilam ke Prancis

redaksi by redaksi
14/04/2025
in Ekonomi
0
ARC USK Banda Aceh Kembali Ekspor Satu Ton Minyak Nilam ke Prancis

Rektor USK Banda Aceh, Prof Marwan (tiga dari kanan) bersama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal (tengah) saat melepaskan ekspor 1 ton minyak nilam ke Prancis, di Aceh Besar, Minggu (13/4/2025). (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek (PUIPT) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melalui perusahaan bisnisnya PT U Green Aromatics International kembali mengekspor satu ton minyak nilam yang dibeli dari petani Aceh ke Prancis.

“Alhamdulillah hari ini kita kembali ekspor minyak nilam langsung ke Prancis menggunakan pesawat Garuda Indonesia,” kata Direktur PT U Green Aromatics International, Faisal, di Aceh Besar, Minggu.

Pengiriman minyak nilam tersebut dengan tujuan perusahaan Nat’ Green asal Prancis. Diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia via Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar. Adapun nilai ekspornya mencapai Rp1,5 miliar.

Kegiatan ekspor ini berbeda dengan biasanya yang dilakukan melalui pelabuhan Belawan Sumatera Utara. Berkat kerjasama Garuda Indonesia, ini menjadi pengiriman pertama menggunakan pesawat.

Faisal menyampaikan, adapun minyak nilam yang diekspor tersebut merupakan hasil produksi para petani dari berbagai daerah di Aceh yang kemudian dibeli oleh mereka.

“Minyak ini kita kumpul dari petani seluruh Aceh, ada dari Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan lainnya. Kita beli dari petani seharga Rp1,2 juta per kilogram,” ujarnya.

Ia menuturkan, sejak 2018, pihaknya sudah 33 kali melakukan ekspor minyak nilam ke Eropa, dan rata-rata ke Prancis, karena memang permintaan di sana lebih tinggi.

“Ini merupakan ekspor ke 30 kita ke Prancis sejak 2018. Selain itu, juga ada ke Barcelona sebanyak tiga kali pengiriman,” katanya.

Adapun permintaan minyak nilam Aceh oleh perusahaan asal Prancis itu mencapai dua sampai lima ton per bulan. Tetapi, sejauh ini belum bisa dipenuhi karena masih minimnya produksi nilam di tanah rencong.

“Permintaan dari Prancis sampai lima ton atau minimal dua ton. Ini kita juga mengalami kewalahan. Ke depan, Insya Allah akan kita perbaiki dan kita penuhi,” ujar Faisal.

Sementara itu, Rektor USK Banda Aceh, Prof Marwan menyatakan bahwa selama ini pihaknya melakukan ekspor minyak nilam melalui Sumatera Utara, dan berkat dukungan Garuda Indonesia, sekarang bisa langsung dari Aceh.

Kedepan, diharapkan Garuda Indonesia juga turut membantu kegiatan ekspor lainnya. Bukan hanya nilam, tetapi produk turunannya seperti parfum yang dihasilkan oleh UMKM binaan USK

Dirinya juga berharap, semua pihak terutama Garuda Indonesia dan Bea Cukai Aceh dapat secara konsisten mendukung dan berkontribusi terhadap kegiatan ekspor dari USK Banda Aceh di masa mendatang.

“Kami berterima kasih kepada pihak yang telah mendukung penuh proses ekspor minyak nilam ini. Termasuk Bea Cukai, sehingga perizinannya berjalan lancar,” demikian Prof Marwan.

Sumber: antara

Previous Post

Sekar Arum Tiga Kali Coba Belanja Pakai Uang Palsu Sebelum Ditangkap

Next Post

BSI Aceh Optimalkan Ekosistem Pasar Perkuat UMKM

Next Post
BSI Aceh Tetap Beri Layanan pada Libur Lebaran

BSI Aceh Optimalkan Ekosistem Pasar Perkuat UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com