Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

RSIA Aceh Hadirkan Layanan Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus

redaksi by redaksi
19/05/2025
in Nanggroe
0
RSIA Aceh Hadirkan Layanan Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus

Plt Sekda Aceh, M Nasir saat meninjau anak berkebutuhan khusus yang sedang menjalani rehabilitasi di RSIA Aceh, di Banda Aceh, Senin (19/5/2025) (ANTARA/Rahmat Fajri)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menyediakan pelayanan fetomaternal dan rehabilitasi anak berkebutuhan khusus, langkah ini membantu anak-anak yang memiliki kekurangan bisa lebih mandiri.

“Saya kira dengan adanya dua program ini dapat membantu masyarakat Aceh, kita berharap pelayanan ini dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Plt Sekda Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Senin.

Untuk diketahui, fetomaternal adalah sebuah subspesialisasi bidang kebidanan dan kandungan untuk mengobati ibu hamil dan janin, atau pelayanan oleh dokter pada kehamilan berisiko tinggi. Layanan ini memang sudah tersedia di RSIA, tetapi lebih dimaksimalkan lagi.

Dengan adanya layanan ini, kata dia, maka RSIA dapat mengawal masyarakat sejak proses kehamilan hingga melahirkan. Serta membantu melakukan rehabilitasi terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.

Kepada ibu hamil, diharapkan mau memeriksa kehamilannya sejak dini supaya kondisi janinnya bisa dideteksi. Sehingga, dokter dapat melakukan intervensi yang dibutuhkan.

Sehingga, bisa mencegah terjadinya anak yang membutuhkan penanganan khusus. Karena jika itu terjadi, maka penyembuhannya lebih sulit dan membutuhkan waktu lama.

“Saya harap ini ibu-ibu di Aceh terus memeriksa kehamilannya, kemudian bagi keluarga yang punya anak berkebutuhan khusus, sekarang sudah ada layanan rehabilitasi, segera dikonsultasikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, terkait kebutuhan alat USG yang dapat mendeteksi kelainan pada kehamilan, lanjut dia, bakal diupayakan mengingat alat tersebut diperlukan sebagai pelayanan dasar.

“Karena ini pelayanan dasar, Pemerintah Aceh komit untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pelayanan kepada masyarakat,” kata M Nasir.

Sementara itu, Direktur RSIA, dr Nurhikmah menyampaikan bahwa alat USG deteksi kelainan pada kehamilan di RSIA pada dasarnya sudah tersedia, hanya saja spesifikasinya masih rendah, dan dibutuhkan yang lebih bagus.

Tetapi, untuk kelengkapan atau kebutuhan rehabilitasi anak berkebutuhan khusus sudah tersedia dan memadai. Kecuali ruangannya yang masih terbatas.

“Sudah lengkap alatnya dan tercukupi, tetapi paling perlu tambah area supaya lebih banyak anak yang bisa diterima,” katanya.

Terhadap penanganan anak berkebutuhan khusus, lanjut dia, per anak membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua jam setiap kali pertemuan. Mereka, juga dievaluasi secara rutin agar hasilnya benar-benar maksimal.

“Untuk pelayanan anak berkebutuhan khusus, para tenaga juga tidak sembarang, mereka telah mendapatkan pelatihan khusus, sehingga tidak salah dalam penanganannya,” demikian dr Nurhikmah.

Sumber: antara

Previous Post

Pengusaha Pariwisata Dalam dan Luar Negeri Ikuti Aceh Travel Mart

Next Post

PPPK Tahap 1 STAIN Meulaboh Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

Next Post
PPPK Tahap 1 STAIN Meulaboh Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

PPPK Tahap 1 STAIN Meulaboh Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

10/07/2026
Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

10/07/2026
Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

10/07/2026
Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

10/07/2026
Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

10/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

RSIA Aceh Hadirkan Layanan Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com