BLANGPIDIE – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Aceh Barat Daya, dibawah kelembagaan TEACHING FACTORY (TEFA)/UNIT PRODUKSI yang dikepalai oleh Risman Sahputra, S.Kom dan dibawah naungan Kepala Sekolah Wiwik Anggrahini, ST, ikut memeriahkan Pameran HUT Abdya.
Keikutsertaan TEFA SMKN 3 itu dengan cara memamerkan produk hasil sekolah mereka di stand Expo Produk Hasil Sekolah di Pameran HUT Abdya yang sekaligus diadakan gelaran Teknologi Tetap Guna (TTG) se Provinsi Aceh di lapangan sepak bola Pulau Kayu Suboh.
TEFA merupakan sebuah lembaga di SMK yang diwajibkan dan di amanahkan UU NO 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2015 tentang pengembangan sumber daya industri dan Peraturan Dirjen Pendidikan Vokasi no 40 Tahun 2002 serta aturan lainnya.
“Tujuan lembaga ini di sekolah SMK adalah melaksanakan dan menciptakan pembelajaran berstandar dan sesuai prosedur dunia usaha/industri. Sehingga peserta didik siap menghadapi dunia luar dan nyata setelah mereka lulus sekolah dengan memiliki keahlian tertentu sesuai jurusan mereka di sekolah dan moralitas dalam bekerja baik,” kata Risman Sahputra, Kamis (29/05/2025).
Lanjutnya Risman lagi, nantinya lulusan bisa menciptakan lapangan kerja secara mandiri maupun bekerja di dunia usaha/industri. Sehingga pada akhirnya mampu menekan angka pengangguran di negara kita Indonesia.
“Sekolah SMK Negeri 3 Aceh Barat Daya, dibawah naungan Kepsek ibu Wiwik Anggrahini, terus berpacu dengan keterbatasan yang ada dalam mewujudkan nawaitu negara di pendidikan menengah setingkat SMK,” ungkap Risman.
Kepala Sekolah Wiwik Anggrahini, ST menyampaikan, dengan kolaborasi stakeholder yang ada dibawahnya, SMK Negeri 3 terus mengembangkan diri dari potensi yang ada serta bekerja sama dengan dunia usaha/dunia industri.
“Keberhasilan ini tak lepas juga adanya bimbingan dan kerjasama yang baik dengan Cabang Dinas Pendidikan Aceh di Aceh barat Daya, dan juga dunia usaha/industri yang ada di Abdya,” kata Wiwik.
Meskipun perjuangan keberhasilan Sekolah tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi kami tetap optimis pungkas kepsek SMK negeri 3 Aceh Barat Daya dan Kepala Teacing Factory/Unit Produksi.
“Terimakasih kepada Pemkab Aceh Barat Daya dan semua pihak sehingga kami bisa ikut di ajang ini,” pungkas Wiwik Anggrahini.










