BLANGPIDIE – PT. Findora Internusa memamerkan beberapa jenis produksi rotan Funiture, Storage dan Keranjang di stant gelaran Teknologi Tetap Guna (TTG) se Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Perusahaan yang memproduksi berbagai jenis produk rotan tersebut ambil andil dalam event TTG se-Aceh dan juga Expo HUT ke-23 Kabupaten Aceh Barat Daya.
Direktur Utama PT Findora Internusa, H. Zainudin Daud atau yang akrab disapa Tokee Awe menyampaikan, sejumlah Funiture yang dipajang di stant TTG itu hanyalah sebagai contoh produksi usahanya, baik kursi, meja dan prabot rumah tangga yang dibuat dari rotan.
“PT Findora Internusa juga menyediakan praduk Strorage jenis kotak, lemari dan laci. Ada juga produk Basketry atau keranjang yang terbuat dari rotan,” ungkap Tokee Awe.
Selain produk diatas, Findora Internusa juga memproduksi berbagai produk rotan lainnya sesuai dengan kebutuhan pasar dan permintaan ekspor.
“Di stant hanya pajangan saja, jika ada yang berminat langsung order melalui customer service kita PT Findora Internusa,” pungkas Zainudin Daud.
Untuk diketahui, PT. Findora Internusa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur, memproduksi produk yang berbahan baku rotan, perusahaan ini berlokasi di Jl. Pahlawan No.66, Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45162.
Produk yang dihasilkan yaitu seperti furniture, storage, dan basketry. Storsele ach merupakan produk yang termasuk kedalam jenis furniture yang berfungsi sebagai tempat duduk dan diproduksi untuk IKEA.
Proses produksi pada PT. Findora Internusa dimulai dari penyediaan bahan baku, pemotongan dan steam, perakitan, pengecekan rakitan, menganyam atau dekor, menambahkan aksesoris dan packing.
Pengendalian kualitas pada produk storsele ach dilakukan untuk mengurangi jumlah kecacatan produk sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas produk dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Pengendalian kualitas produk kursi storsele ach pada PT. Findora Internusa terbagi menjadi tiga tahapan yaitu, pengendalian kualitas bahan baku, pengendalian kualitas proses produksi dan pengendalian kualitas produk jadi.
Pengendalian kualitas bahan baku merupakan proses pengecekan terhadap rotan yang diterima dari supplier, pengendalian kualitas proses produksi merupakan pengecekan terhadap produk setengah jadi, pengendalian kualitas produk jadi merupakan pengecekan terhadap produk akhir yang telah jadi.
Cacat produk biasanya disebabkan oleh manusia, lingkungan, metode, material, mesin, pengukuran. Jenis-jenis kecacatan produk yaitu seperti, permukaan kasar dan bergores, rotan berlubang, rotan berjamur, kursi wobbling, rotan berlubang dan kesalahan dalam pewarnaan. Jumlah cacat produk storsele ach biasanya adalah sebesar 10.










