BLANGPIDIE – Ketua Dewan Pembina Solidaritas Warga Masyarakat Aceh Barat Daya (Swadaya) Jakarta, H. Zainudin Daud mengisi materi tentang motivasi bisnis untuk anak muda di Kabupaten Aceh Barat Daya dalam acara Pelatihan Motivasi Bisnis Bagi Melenial di Abdya.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Hut Abdya ke-23, yang sebelumnya dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, S. Sos MSP di Gedung Dakwah Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Abdya, Kamis (29/05/2025).
Dalam penyampaian materinya, Zainudin Daud atau yang lebih populer disapa “Tokee Awe” menyuguhkan pengalaman dan memberikan motivasi kepada generasi Gen-Z dalam memulai dan menjalankan usaha.
“Generasi muda adalah tumpuan harapan bangsa atau sebuah daerah. Tentu akan banyak peran dalam menentukan perubahan lingkungannya terhadap cara pandang masyarakat dalam menghadapi perubahan global yang berubah secara dinamis,” ungkap Zainudin Daud.
Katanya, pada generasi muda harus disemai semangat berpikir untuk memajukan nilai kewirausahaan dan memiliki semangat untuk menjadi wirausaha. Kesadaran pada diri mereka untuk menjadi wirausaha tentu saja didorong dengan dukungan dari lingkungan keluarga dan akademis.
“Secara akademis maka para pendidik diharapkan mampu memberikan metode bagaimana memulai suatu usaha dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Tentu saja dengan didukung oleh bahan literature yang up to date, agar dapat menyesuaikan dengan keadaan yang selalu berubah dengan cepat. Bahan dapat di adopsi dari buku terbitan dalam dan luar negeri,” jelas Zainudin.
Sejak dini pendidikan mengenai kewirausahaan dapat juga diterapkan melalui lingkungan keluarga dan lingkungan pergaulan. Dari pendidikan yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya mengenai kewirausahaan dapat merubah pola pikir sang anak akan pentingnya kewirausahaan.
“Makin banyaknya para wirausahawan muda yang lahir maka beban lingkungan dan negara akan ketersediaan lapangan pekerjaan akan berkurang. Negara kita dengan populasi hampir 300 juta penduduknya sangat membutuhkan lapangan kerja yang besar. Tercatat juga Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah angkatan muda terbesar didunia. Ini merupakan sumber daya yang besar dari segi bangsa,” urai Tokee Awe.
“Begitu juga dengan Kabupaten Abdya. Alangkah dashyatnya daerah kita ini apabila angkatan mudanya mempunyai semangat kewirausahaan, karena secara statistik Kabupaten Abdya ini merupakan daerah yang wilayahnya berada ditengah-tengah antara Kabupaten Gayo Lues, Aceh Selatan, Nagan Raya dan Pulau Simeulue. Konon lagi Abdya dikenal sebagai kota dagang,” tambanya lagi.
Zainudin Daud juga menyampaikan, jika peran pemerintah juga harus ada dalam mendukung gerakan pemuda dalam meningkatkan kewirausahaan yang berbasis ekonomi kerakyatan seperti acara pelatihan pada saat ini.
“Dengan menggiatkan program usaha kecil dan menengah dan didukung oleh para pelatih yang berpengalaman sehingga menularkan rasa ingin tau dan ingin berkecimpung dalam kewirausahaan,” bebernya.
Direktur Utama PT Findora Internusa itu juga berbagi pengalaman kesuksesannya dalam bisnis pabrik furniture rotan di rantau. Zainudin Daud juga membeberkan, jika pemerintah Abdya dibawah kepemimpinan Dr. Safaruddin – Zaman Akli saat ini mendukung rencananya untuk membuka cabang usahanya itu di tanah kelahirannya tersebut yang dulu sempat ia mulai namun terkendala karena satu dan lain hal.
Acara Pelatihan Motivasi Bisnis Bagi Melenial tersebut juga mendatangkan sejumlah Narasumber lain, seperti
H. Zainal Arifin Yurdani, SE. MM,Safrizal, ST. MT, Nizar Saputra, ST dan pemateri yang tak kurang handal lainnya di bidang bisnis dan ekonomi.










