BANDA ACEH – Suasana tangis harus sambut kepulangan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 01 Aceh, Sabtu pagi 28 Juni 2025.
Para keluarga ini sudah menyambut kepulangan para jemaah dari pukul 08.30 WIB. Mereka menunggu di pintu gerbang Aula Jeddah, Asrama Haji Banda Aceh.
Panitia menjadikan area dalam Aula Jeddah Asrama Haji Aceh menjadi lokasi yang steril. Sejumlah petugas dan wartawan yang masuk ke Aula Jeddah juga diminta memakai masker.
Rombongan bus yang mengantar para jemaah haji Kloter 1 Aceh masuk melalui pintu belakang.
“Kami datang tadi pagi. Tak sabar menunggu mamak keluar ruangan,” ujar Raisa, 20 tahun, anak dari salah seorang jemaah asal Banda Aceh, sambil menyeka air mata.
Raisa mengatakan keberangkatan orangtuanya tersebut ke tanah suci merupakan perpisahan terlama yang pernah dirasakannya pasca sang ayah meninggal beberapa tahun yang lalu.
“Biasa tak bertemu satu minggu. Ini cenderung lama,” ujarnya lagi.
Sekitar pukul 11.00 WIB, ia bertemu dengan orangtuanya sambil memeluk dengan histeris.
Sebelumnya dilaporkan, pesawat Garuda Indonesia yang membawa 392 jemaah haji Aceh untuk Kloter 1 dilaporkan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu pagi 28 Juni 2025, pukul 06.36 WIB.
Kloter 1 Aceh berangkat dengan jumlah 393 orang dan pulang dengan jumlah 392 orang atau 1 orang wafat di tanah suci.
Kepulangan Kloter 1 Aceh disambut oleh Wagub Aceh Fadhullah serta jajaran PPIH Debarkasi Aceh.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Azhari, mengharapkan proses pemulangan jemaah kali ini sama halnya seperti pemberangkatan, semua berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal.
“Untuk kepulangan mulai hari ini alhamdulillah tepat waktu, bahkan lebih cepat setengah jam. Dari rencana pukul 07.00 WIB, pukul 06.30 sudah mendarat. Alhamdulillah kita berharap 11 kloter lagi juga bisa tepat waktu,” kata Azhari usai menyambut kepulangan para jemaah, Sabtu 28 Juni 2025. []











