Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

275 Siswa Program Sekolah Rakyat di Aceh Siap Jalani Tahun Ajaran Baru

redaksi by redaksi
13/07/2025
in Nanggroe
0
275 Siswa Program Sekolah Rakyat di Aceh Siap Jalani Tahun Ajaran Baru

Ilustrasi siswa Sekolah Rakyat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Banda Aceh – Total 275 siswa yang masuk program Sekolah Rakyat dari 3 lokasi di Aceh akan mulai masuk pada Senin (14/7) atau bertepatan tahun ajaran baru 2025/2026.

Siswa tersebut masing-masing 100 orang di SMA Unggul Ali Hasyimi Aceh Besar, 100 siswa di Centra Darussa’adah, dan 75 di Aceh Selatan.

Seluruh siswa tersebut akan dibagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel), dengan setiap kelas berisi 25 orang.

“Di Aceh ada 3 lokasi yang akan di mulai pada Senin, yang pertama di Centra Darussa’adah, SMA Unggul Ali Hasyimi dan di Aceh Selatan. Totalnya itu 275 siswa,” kata Kadis Pendidikan Aceh, Marthunis kepada wartawan, Sabtu (12/7).

Marthunis mengatakan hingga saat ini semua kebutuhan untuk menunjang proses belajar di Sekolah Rakyat itu sudah terpenuhi baik dari insfrastruktur dan siap dilaksanakan.

Dia mengatakan, dua bulan sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan rehabilitasi gedung di Darussa’adah dan Ali Hasjmy.

“Persiapan sudah siap semua, kedua lokasi tersebut kini siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar tingkat SMA,” katanya.

Diketahui Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama atau boarding school yang menyediakan pendidikan 100 persen gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Pemerintah mengatakan peserta didik Sekolah Rakyat adalah mereka yang masuk kategori desil 1 dan 2, yakni golongan masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Kelompok anak jalanan juga menjadi target utama untuk mengikuti program pendidikan dari pemerintah ini. Mereka yang dapat mengikuti program ini terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Tujuan didirikannya Sekolah Rakyat adalah mencetak lulusan yang unggul dan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan. Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi setiap murid akan dibekali dengan penguatan karakter.

Nilai-nilai agama, kepemimpinan, hingga keterampilan hidup menjadi bagian penting dari kurikulum. Sebagai penunjang kurikulum, sekolah ini juga dirancang dengan fasilitas lengkap, termasuk asrama, laboratorium, fasilitas olahraga, dan gedung serbaguna.

Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa Sekolah Rakyat ditanggung oleh negara. Program ini menjadi bagian dari kebijakan afirmatif pemerintah untuk memuliakan keluarga miskin dan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari kelompok ekonomi terendah.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Bupati Haili Yoga Lepas Jamaah Umrah

Next Post

Illiza Luncurkan 2 Mobil Patroli Baru Satpol PP/WH Banda Aceh

Next Post
Illiza Luncurkan 2 Mobil Patroli Baru Satpol PP/WH Banda Aceh

Illiza Luncurkan 2 Mobil Patroli Baru Satpol PP/WH Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

15/09/2026
Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

15/09/2026
Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

15/09/2026
Linmas di Aceh Jangan Sekadar Nama, Regulasi dan Anggaran Dipertanyakan

Linmas di Aceh Jangan Sekadar Nama, Regulasi dan Anggaran Dipertanyakan

15/09/2026
Puluhan Pemuda Pidie Jaya Digembleng Jadi Kader Penggerak, Targetkan Calon Pemimpin Masa Depan

Puluhan Pemuda Pidie Jaya Digembleng Jadi Kader Penggerak, Targetkan Calon Pemimpin Masa Depan

15/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

275 Siswa Program Sekolah Rakyat di Aceh Siap Jalani Tahun Ajaran Baru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com