Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Majelis Taklim Diminta ‘Update’ Metode Dakwah Agar Sesuai dengan Tantangan Zaman

redaksi by redaksi
15/07/2025
in Nanggroe
0
Majelis Taklim Diminta ‘Update’ Metode Dakwah Agar Sesuai dengan Tantangan Zaman

BANDA ACEH – Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh kembali gelar giat Majelis Taklim (MT) Tahun 2025, Selasa-Kamis, 15-17 Juli 2025.

Kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Provinsi Aceh Tahun 2025 yang dibuka Kakanwil yang diwakili Kabid Penaiszawa H Zulfikar SAg MSi, sore Selasa, dan berlangsung di Hotel Grand Arabia, utara Blang Padang, Banda Aceh.

Dalam pembukaan, Kabid Penaiszawa ulangi, bahwa pentingnya peran MT sangat penting dalam mengatasi problematika umat.

Dalam Kabid Penaiszawa kisahkan satu kisah orang pintar yang bermasalah, dan ternyata masalah tuntas dengan ikuti majelis taklim.

“Majelis taklim menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah orang, juga berikan solusi atas masalah personal,” jelasnya, dalam acara dalam suasana rintik.

“Kita yakin majelis taklim akan menyelesaikan, memberi solusi atas masalah umat,” ungkap Kabid Penaiszawa yang juga harapkan MT berjalan dengan kurikulum yang bagus. Majelis Taklim juga satu lembaga pendidikan non formal yang ada di Indonesia yang ada dalam masyarakat,” ujarnya.

“Majelis taklim adalah lembaga pendidikan agama non formal dalam masyarakat. Majelis taklim dapat menyelesaikan masalah personal masyarakat. Majelis taklim sangat dibutuhkan masyarakat. Hendaknya majelis taklim ke depan punya silabus atau kurikulum, sehingga lebih terarah. Tidak hanya ceramah ceramah saja tapi perlu terobosan supaya tidak monoton,” ajaknya.

Didampingi Katim dan jajaran di Bidang Penaiszawa, Kasi Bimas Kankemenag Aceh. Besar dan Banda Aceh, Zulfikar sampaikan bahwa Majelis Taklim adalah garda terdepan dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan yang damai dan sejuk kepada masyarakat.

“Maka penting bagi kita untuk terus memperkuat kelembagaan dan memperbarui metode dakwah agar sesuai dengan tantangan zaman,” ujarnya.

Koordinator pelaksana yang juga Katim Penyuluh Bidang Penaiszawa Dra Hj Evi Sri Rahayu MSos, sampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan sinergi antar Majelis Taklim, serta memperkuat peran kelembagaan Majelis Taklim sebagai motor penggerak dakwah dan pemberdayaan umat di tingkat bawah.

Bagi belasan peserta dari jajaran Kanwil, unsur penyuluh, pimpinan MT, dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), dibahani materi antara lain materi Kebijakan Kemenag tentang Pembinaan Majelis Taklim bersama Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi; dan Majelis Taklim sebagai Pilar Ketahanan Sosial Masyarakat bersama Kabid Penaiszawa H Zulfikar SAg MAg (Pembina MT).

Juga hadir dalam jadwal paparan Prof Dr H Fauzi Saleh MA dengan bahan diskusi Perumusan Prioritas Pelaksanaan Program Kerja Majelis Taklim; Dr Ir Hj Dyah Eti Idawati MT (Ketua BKMT) dengan tema Membangun Jaringan dan Kerja Sama Antar Majelis Taklim; AKBP Apriadi dari Polda Aceh dengan tajuk Dinamika Pergerakan Kelompok Radikalisme dan Ancaman Terorisme di Aceh; serta Dr Hj Rahmatillah SAg MAg (unsur MPU Aceh) dengan makalah Fatwa dan Panduan Kerukunan Umat Beragama dari Perspektif MPU.

Sejak dilantik Kakanwil dua tahun lalu, Pokja Majelis Taklim Provinsi Aceh, masa bakti hingga 2026 masih jalankan sejumlah program di bawah Ketua Prof Dr Fauzi Saleh Lc MA, Wakil Ketua H Hamli Yunus SAg, Sekretaris Hj Fajriah Bakri SAg, dan Bendahara Hj Sri Teti Wardani MSi.

Kakanwil Drs H Azhari MSi dan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Aceh, H Zulfikar SAg MA bertindak sebagai Pembina Kelompok Kerja ini.[]

Previous Post

ART di Banda Aceh Curi Motor dan Ponsel Saat Majikan Salat Subuh

Next Post

YARA Desak Presiden Prabowo Segera Resmikan Tol Padang Tiji

Next Post
YARA Desak Presiden Prabowo Segera Resmikan Tol Padang Tiji

YARA Desak Presiden Prabowo Segera Resmikan Tol Padang Tiji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wakil Bupati Salurkan Hewan Qurban Pemkab Aceh Besar untuk Masyarakat

Wakil Bupati Salurkan Hewan Qurban Pemkab Aceh Besar untuk Masyarakat

28/05/2026
Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg Saat Idul Adha

Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg Saat Idul Adha

28/05/2026
Warga Desa Sahraja Dirikan Rumah Ibadah dari Kayu Gelondongan

Warga Aceh yang Masih Bertahan di Pengungsian Rayakan Idul Adha

28/05/2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar’i Tak Ada Soal

MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar’i Tak Ada Soal

28/05/2026
Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda

Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda

28/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Mesjid Agung Pante Geulima Juara Umum Pawai Takbir Pidie Jaya

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com