Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Wali Nanggroe Akan Dorong Regulasi Pengembangan Kakao Aceh

redaksi by redaksi
23/07/2025
in Lintas Timur
0
Wali Nanggroe Akan Dorong Regulasi Pengembangan Kakao Aceh

Meureudu — Di hadapan para pengusaha kakao, Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menyampaikan komitmennya untuk mendorong lahirnya regulasi dan kebijakan yang mendukung pengembangan komoditi kakao di Aceh.

Hal tersebut disampaikan saat Wali Nanggroe melakukan kunjungan kerja ke pabrik pengolahan kakao lokal, Socolatte, yang berlokasi di Gampong Meunasah Baroh Musa, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

“Pada hari Minggu lalu, Wali Nanggroe melakukan kunjungan kerja ke pabrik tersebut,” ujar Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, Rabu 23 Juli 2025.

Zulfikar menyebutkan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Wali Nanggroe dalam mendukung eksistensi produk lokal Aceh agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Nanggroe turut didampingi oleh Staf Khusus Wali, Dr. Mohammad Raviq, dan disambut langsung oleh pemilik Pabrik Kakao Socolatte, Irwan Ibrahim.

Irwan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Wali Nanggroe terhadap usaha pengolahan kakao lokal.

“Kehadiran Wali Nanggroe memberi semangat baru bagi kami, para pelaku usaha, untuk terus mengembangkan kakao Aceh sebagai komoditas unggulan dengan karakteristik khas,” ujar Irwan.

Pada kesempatan itu, Irwan juga menyampaikan aspirasi para pengusaha dan petani kakao, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya. Ia berharap adanya dukungan kebijakan dari Pemerintah Aceh, terutama dalam memperkuat regulasi serta pengembangan sektor kakao secara menyeluruh.

Menurut Irwan, produk cokelat dari Socolatte saat ini telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia, bahkan berhasil menembus pasar Jepang.

“Tak hanya itu, permintaan dari negara lain seperti Iran, Rusia, Lebanon, dan Korea terus berdatangan. Namun, kami menghadapi dua kendala utama, yaitu keterbatasan kapasitas produksi dan sumber daya. Untuk itu, kami sangat berharap adanya dukungan kebijakan dari pemerintah yang berpihak pada pengembangan komoditas unggulan seperti kakao,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Nanggroe menyatakan komitmennya untuk menyuarakan aspirasi para petani dan pelaku usaha kakao kepada pemerintah. Ia menegaskan pentingnya menjadikan kakao sebagai salah satu tanaman unggulan Aceh yang memiliki nilai ekspor tinggi, selain kopi.

“Kakao Aceh memiliki potensi besar untuk menjadi ikon ekonomi daerah. Kami akan mendorong agar regulasi dan kebijakan mendukung pengembangannya, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat Aceh,” pungkas Wali Nanggroe. []

Previous Post

Ari Maulana, Mahasiswa KPI FDK UIN Ar Raniry Duta Wisata Kota Sabang 2025

Next Post

Dandim Abdya Ajak SPPI Dukung Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto

Next Post
Dandim Abdya Ajak SPPI Dukung Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto

Dandim Abdya Ajak SPPI Dukung Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Wali Nanggroe Akan Dorong Regulasi Pengembangan Kakao Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com