Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Status Waspada, Pendakian Gunung Burni Telong Aceh dan Lokon Ditutup

redaksi by redaksi
05/08/2025
in Lintas Tengah
0
Status Waspada, Pendakian Gunung Burni Telong Aceh dan Lokon Ditutup

Ratusan pendaki gagal mendaki Gunung Burni Telong di Desa Kampung Rembune, Kabupaten Bener Meriah, Aceh setelah status gunung naik ke level waspada. Ilustrasi (CNN Indonesia/Rinaldy Sofwan Fakhrana)

Jakarta – Ratusan pendaki gagal mendaki Gunung Burni Telong di Desa Kampung Rembune, Kabupaten Bener Meriah, Aceh setelah status gunung naik ke level waspada.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status aktivitas Gunung Api Burni Telong dari Level I menjadi Level II (Waspada).

Terjadi peningkatan aktivitas vulkanik sejak 2 Agustus. Gunung Burni Telong, dengan ketinggian 2.624 meter di atas permukaan laut, merupakan gunung api bertipe strato.

Selama periode 1 Juli hingga 2 Agustus 2025, pengamatan visual menunjukkan kondisi gunung umumnya terlihat jelas, dengan suhu udara berkisar antara 18-32°C.

Meskipun tidak teramati asap kawah, data kegempaan menunjukkan lonjakan aktivitas yang signifikan.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Muhamad Wafid, menjelaskan bahwa terjadi peningkatan aktivitas magma atau sistem hidrotermal.

Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah gempa Vulkanik Dalam (VA) pada bulan Juli 2025, khususnya pada tanggal 22-24 Juli.

“Selain itu, tercatat sebanyak 24 kali gempa Tektonik Lokal yang mengindikasikan adanya tekanan regional di sekitar gunung,” ujar Wafid dalam keterangannya, dikutip Senin (4/8).

Aktivitas ini terus berlanjut, dengan peningkatan gempa Vulkanik Dangkal pada 1-2 Agustus 2025, sehingga diperlukan kewaspadaan yang lebih intensif.

PVMBG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, pendaki, dan pengunjung tidak memasuki area kawah dalam radius 1,5 kilometer dari pusat aktivitas.

Masyarakat juga diminta menghindari area fumarol dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan, karena konsentrasi gas berbahaya dapat meningkat dan membahayakan keselamatan.

Kepala Desa Kampung Rembune Suhadi menyebutkan banyak pendaki yang sudah mendaftar untuk naik, khususnya mereka yang ingin merayakan momen 17 Agustus mendatang.

“Yang boking sudah banyak, tapi ini sudah kita nyatakan ditutup yang udah booking kita cancel kembali, kita beritahukan lagi,” kata Suhadi saat dikonfirmasi, Senin, 4 Agustus 2025.

Dari data ada sekitar 800 pendaki yang sudah mendaftar untuk naik ke Burni Telong dalam rangka merayakan 17 Agustus. Mereka dari sejumlah komunitas hingga Mapala.

“Sampai 800 orang, karena seperti event juga itu, pengibaran bendera merayakan 17 Agustus. Tahun ini dengan terpaksa kita batalkan. Ini juga demi keselamatan pendaki, disamping penanganan kita juga masih terbatas,” katanya

Dilarang mendaki Gunung Lokon

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Sulawesi Utara mengeluarkan surat edaran melarang masyarakat melakukan pendakian di Gunung Lokon setelah meningkatnya aktivitas vulkanik dan cuaca ekstrem.

Pelarangan pendakian tersebut berdasarkan rekomendasi Pos Pengamatan Gunung Api Kota Tomohon (PVMBG) Wilayah Sulawesi & Maluku, status Gunung Lokon saat ini berada pada Level II Waspada.

“Status Gunung Lokon saat ini, adalah level II waspada, karena itu dilarang melakukan pendakian radius 1,5 km dari kawah Gunung Lokon, termasuk kawasan Empung dan sekitarnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tomohon, Hengkie Y Supit dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/8).

Meski demikian, Hengkie mengaku belum mengetahui sampai kapan larangan pendakian di Gunung Lokon tersebut.

“Kami tunggu info dari Pos pengamat Gunung Api Lokon,” pungkasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Penyuluh Kemenag Aceh Besar Mengajar di Lapas Kelas IIA Lambaro

Next Post

4 Terpidana Judi Online di Aceh Jaya Dicambuk

Next Post
4 Terpidana Judi Online di Aceh  Jaya Dicambuk

4 Terpidana Judi Online di Aceh Jaya Dicambuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

30/03/2026
Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!

Pejabat Iran Pilihan Trump Tantang AS: Kami Tunggu Kedatangan Amerika!

30/03/2026
Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

30/03/2026
Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

29/03/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com