Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mendung, Gerhana Bulan Total di Aceh Tak Terlihat

redaksi by redaksi
08/09/2025
in Nanggroe
0
Nyan, Gerhana Bulan Total Bakal Hiasi Langit Aceh pada 7-8 September Mendatang

Gerhana bulan total akan melintasi langit Aceh pada Minggu malam, 7–8 September 2025, bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1447 H.

Banda Aceh – Gerhana bulan total di Aceh tidak terlihat karena tertutup awan. Bulan sempat muncul beberapa saat ketika memasuki fase gerhana sebagian.

Pantauan di halaman Kantor Wilayah Kemenag Aceh di Banda Aceh, awan menutupi bulan sejak pukul 20.00 WIB, Minggu (7/9). Bulan beberapa kali terlihat samar-samar menjelang terjadinya gerhana.

Bulan sempat terlihat kembali sekitar pukul 23.25 WIB meski tidak terlalu jelas. Saat memasuki fase gerhana sebagian, ASN Kemenag Aceh menggelar salat khusuf di masjid kompleks perkantoran.

Usai salat, sejumlah teleskop dipasang di halaman Kemenag. Namun bulan kembali tertutup awan disertai gerimis sekitar pukul 00.04 WIB sehingga ketika memasuki fase gerhana total tidak dapat dilihat.

“Kita menyiapkan peralatan untuk memantau terjadinya gerhana bulan malam ini namun pas saat mulai gerhana, karena cuaca agak sedikit mendung di Aceh Khususnya di Banda Aceh, maka proses terjadi gerhana itu agak sedikit terhambat dari pemantauan,” kata Kakanwil Kemenag Aceh Azhari kepada wartawan, Senin (8/9/2025) dinihari.

Menurutnya, tim Falakiyah Kemenag Aceh tetap menunggu hingga proses terjadinya gerhana selesai. “Tadi setelah salat, kita bisa memantau beberapa saat nampak (bulan) kemudian tertutup awan lagi,” jelas Azhari.

Sebelumnya, Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra mengatakan, pada saat terjadi gerhana, bulan akan berwarna kemerahan sehingga di kalangan astronom populer disebut ‘blood moon’. Blood moon kali ini menjadi gerhana total terlama sejak 2022.

“Gerhana bulan total merupakan peristiwa alam yang terjadi saat bulan melewati bayangan inti (umbra) bumi secara penuh atau bumi dalam posisi di tengah antara posisi matahari dan bulan. Selama fenomena ini berlangsung, bulan tampak meredup bahkan berubah warna menjadi merah tembaga sehingga disebut blood moon,” kata Alfirdaus.

Menurutnya, gerhana tersebut diperkirakan terjadi pada 7 September 2025 jam 22.28 WIB yang diawali dengan gerhana bulan penumbra. Kemudian akan terjadi gerhana bulan sebagian pada pukul 23.27 WIB.

Ketika gerhana bulan mulai terjadi, kata Alfirdaus, bulan purnama yang sebelumnya berwarna putih terang akan sedikit berwarna kemerahan di bagian atas kiri bulan dimulai sekitar jam 23.27 WIB. Sekitar pukul 00.30 WIB, bulan akan sepenuhnya berwarna merah sehingga disebut gerhana bulan total.

“Gerhana bulan total ini akan berlangsung selama 1 jam 22 menit hingga jam 01.52 WIB. Kemudian setelahnya cahaya kemerahan di bulan akan berangsur-angsur menghilang hingga nantinya bulan akan kembali purnama sempurna dengan warna putih terang pada jam 02.56 WIB sebagai tanda berakhirnya gerhana bulan sebagian. Setelahnya gerhana bulan masih terjadi dalam bentuk gerhana bulan penumbra sampai jam 03.55 WIB,” jelas Pakar Falakiyah Aceh itu.

Sumber: detik. com

Previous Post

Aparat Gabungan Gelar Patroli Skala Besar di Banda Aceh dan Aceh Besar

Next Post

Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Teupin Raya

Next Post
Pemprov Harap Perusahaan Global Bangun Pabrik Sawit di Aceh

Wagub Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Teupin Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

30/05/2026
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Tiga Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Tanah Suci

30/05/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Dinilai Wajib Beri Kompensasi Akibat Blackout Sumatera

30/05/2026
Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

30/05/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

30/05/2026

Terpopuler

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

28/05/2026

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Mendung, Gerhana Bulan Total di Aceh Tak Terlihat

FDK UIN Ar-Raniry Qurban Bersama Masyarakat Dampingan

MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar’i Tak Ada Soal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com