Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Aceh Rugi Triliunan Rupiah Usai Aset eks-PT Arun NGL Dikelola LMAN

redaksi by redaksi
17/09/2025
in Ekonomi
0
Aceh Rugi Triliunan Rupiah Usai Aset eks-PT Arun NGL Dikelola LMAN

Banda Aceh – Pemerintah Aceh mengalami kerugian triliunan rupiah usai asset eks-PT Arun NGL diserahkan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Semestinya asset tersebut bisa mengenjot pendapatan Aceh serta digunakan untuk mensejahterakan masyarakat.

Hal ini disampaikan Muhammad Nur, salah satu Direksi PT.Pembangunan Aceh, di sela-sela donor darah Kacabdin Pendidikan di Lhokseumawe, Rabu 17 September 2025.

Dirinya, kata Teungku Muhammad Nur, meminta Pemerintah Aceh mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memberi mandat pengalihan aset eks-PT Arun NGL yang masih dikuasai Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) agar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dapat berfungsi optimal.

“Jika hal ini terwujud maka dipastikan menjadi salah satu pendapatan baru bagi Aceh nantinya. Jumlahnya mencapai triliunan,” ujar Muhammad Nur.

Menurutnya, KEK Arun yang ditetapkan melalui PP No. 5 Tahun 2017 berada di jalur strategis Selat Malaka, salah satu rute perdagangan tersibuk dunia. Jika dioptimalkan, kawasan ini berpotensi menjadi hub energi dan logistik baru Indonesia, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi Sumatra bagian utara.

Studi awal menunjukkan potensi sewa lahan di KEK Arun dapat menghasilkan Rp 12,67 triliun dalam 10 tahun. Pada lima tahun pertama, dengan tingkat okupansi hanya 20 persen, nilai sewa diperkirakan Rp 253 miliar per tahun. Angka ini meningkat bertahap hingga hampir Rp 900 miliar per tahun pada tahun ke-10.

Selain pemasukan besar, ribuan tenaga kerja lokal dapat terserap, sementara Indonesia memperkuat posisinya di rantai pasok energi dan perdagangan global.

“KEK Arun bukan hanya kepentingan Aceh, tetapi aset strategis nasional. Jika Presiden memberi dukungan, kawasan ini bisa menjadi episentrum energi baru Indonesia,” tegas Muhammad Nur, salah satu Direksi PT.Pembangunan Aceh.

Menurut Muhammad Nur, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem-Dek Fadh berusaha menggenjot pendapatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh di masa depan.

Maka salah satunya adalah pengalihan aset eks-PT Arun NGL yang masih dikuasai Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

“Mualem sendiri sangat berharap hal ini terwujud. Namun masih perlu dukungan dari pemerintah pusat,” kata Muhammad Nur.

Sebagaimana yang perlu diketahui, jika luas lahan ±1.689,80 Ha (≈16.898.000 m²) disewakan dengan tarif USD 5 per m² per tahun, maka pendapatan per tahun sekitar USD 84,49 juta.

Proyeksi 10 tahun sekitar USD 844,9 juta. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp15.000/USD, maka nilainya setara per tahun Rp 1,27 triliun serta
dalam 10 tahun Rp 12,67 triliun.

Previous Post

 Kepala Kemenag Aceh Besar Jadi Pembina Upacara Penghormatan Bendera di MAS RIAB

Next Post

Plt Kadishub Aceh Besar Hadiri Launching Rute Baru Trans Koetaradja Simpang Mesra – Kajhu

Next Post
Plt Kadishub Aceh Besar Hadiri Launching Rute Baru Trans Koetaradja Simpang Mesra – Kajhu

Plt Kadishub Aceh Besar Hadiri Launching Rute Baru Trans Koetaradja Simpang Mesra – Kajhu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

13/07/2026
Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

13/07/2026
Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

13/07/2026
Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

13/07/2026
Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com