Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Gempur Yaman, Bunuh Panglima Militer Houthi Al Ghamari

redaksi by redaksi
17/10/2025
in Internasional
0
Israel Gempur Yaman, Bunuh Panglima Militer Houthi Al Ghamari

Milisi Houthi di Yaman menyatakan Kepala Staf Militer mereka, Muhammad Abd Al Karim Al Ghamari, imbas gempuran Israel. (Foto: AFP/-)

Jakarta – Milisi Houthi di Yaman menyatakan Kepala Staf Militer mereka, Muhammad Abd Al Karim Al Ghamari, tewas saat menjalankan tugasnya.

Al Ghamari merupakan pejabat tertinggi militer Houthi. Tak lama setelah pengumuman Houthi pada Kamis (17/10), Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan Al Ghamari.

Dalam pernyataannya, Houthi mengumumkan kematian Al Ghamaridan mengecam serangan “brutal” Israel terhadap rakyat Yaman, kawasan permukiman, fasilitas ekonomi, dan infrastruktur sipil lainnya. Serangan-serangan itu, kata mereka, dihadapi dengan “kesabaran, keteguhan, dan ketahanan.”

Kelompok tersebut menambahkan bahwa operasi yang dilakukan oleh pasukan darat dan laut Yaman merupakan “kemenangan besar” yang tidak akan terwujud tanpa “dukungan, bimbingan, dan pengorbanan” para pejuang seperti Al Ghamari.

Dalam laporan mereka, Houthi menyebut telah melancarkan 758 operasi militer dengan 1.835 amunisi, termasuk drone dan rudal, selama kampanye mereka.

Sementara itu, Pemimpin Houthi, Abdel-Malik Al Houthi, memuji peran besar Al Ghamari dalam operasi militer Yaman mendukung Gaza. Dalam pidato televisinya pada Kamis, ia mengatakan bahwa para pemimpin militer telah mempersembahkan diri mereka sebagai “pengorbanan kepada Tuhan” dalam sikap perlawanan yang tulus dan teguh.

Dikutip Al Jazeera, Al Houthi menambahkan bahwa Yaman bertindak meski ada upaya Amerika Serikat untuk “mengisolasi rakyat Palestina”. Setelah kematian AlGhamari, ia menegaskan bahwa para pemimpin dan pasukan Yaman lainnya akan “melanjutkan perjuangan”.

Dalam pernyataannya, pihak Houthi juga menegaskan bahwa konflik dengan Israel belum berakhir. Israel, kata mereka, “akan menerima hukuman yang setimpal atas kejahatan yang telah dilakukannya.”

Pada Agustus lalu, Israel menyatakan telah menargetkan sejumlah tokoh senior Houthi, termasuk Al Ghamari, dalam serangan udara di ibu kota Sanaa yang menewaskan perdana menteri pemerintahan Houthi serta beberapa menteri lainnya.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan bahwa Al Ghamari tewas akibat serangan udara Israel.

Melalui unggahan di media sosial, Katz menegaskan kembali bahwa Al Ghamari tewas akibat serangan Israel, seraya menambahkan, “Kami akan melakukan hal yang sama terhadap setiap ancaman di masa depan.”

Kematian Al Ghamari terjadi enam hari setelah gencatan senjata rapuh yang didukung Amerika Serikat antara Israel dan Hamas di Gaza.

Gencatan senjata tersebut menghentikan agresi brutal Israel selama dua tahun terakhir di Gaza yang telah menewaskan hampir 68.000 warga Palestina.

Sejak Israel melancarkan agresi di Gaza pada Oktober 2023, kelompok Houthi telah melakukan serangan drone dan rudal terhadap negara Zionis itu sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Mereka juga menargetkan kapal-kapal terkait Israel di Laut Merah.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Israel Masih Duduki Area RS Indonesia di Gaza Meski Gencatan Senjata

Next Post

KPK hingga Kejagung Diminta Usut Potensi Jual Beli Rekomendasi dan Izin Eksplorasi di Barat Selatan Aceh

Next Post
KPK hingga Kejagung Diminta Usut Potensi Jual Beli Rekomendasi dan Izin Eksplorasi di Barat Selatan Aceh

KPK hingga Kejagung Diminta Usut Potensi Jual Beli Rekomendasi dan Izin Eksplorasi di Barat Selatan Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026
Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

11/06/2026
Bupati Al-Farlaky Terima Penghargaan dari KIA

Bupati Al-Farlaky Terima Penghargaan dari KIA

11/06/2026
Ketua TP PKK Bantu Mesin Jahit kepada Siswi Kurang Mampu

Ketua TP PKK Bantu Mesin Jahit kepada Siswi Kurang Mampu

11/06/2026
‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com