Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Banda Aceh dan BPJPH Siap Berkolaborasi Perluas Cakupan Sertifikasi Halal

redaksi by redaksi
31/10/2025
in Lintas Timur
0
Banda Aceh dan BPJPH Siap Berkolaborasi Perluas Cakupan Sertifikasi Halal

Banda Aceh – Pemko Banda Aceh menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI untuk memperluas cakupan sertifikasi halal.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Wajib Halal yang dicetuskan pemerintah pusat mulai Oktober 2026 di Indonesia. Pemberlakuan kewajiban ini sesuai amanat Undang-Undang nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Demikian disampaikan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menerima kunjungan Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH RI Fertiana Santy di pendopo, Kamis, 30 Oktober 2025.

Menurut Illiza, pihaknya akan menggencarkan kembali sosialisasi, edukasi, dan publikasi terkait produk halal. “Banda Aceh sebagai ibukota provinsi harus menjadi barometer penerapan syariat di Aceh, termasuk terkait produk halal.”

“Untuk itu, kita akan memastikan lagi warung-warung kuliner agar miliki sertifikat halal plus hygiene. Kita juga akan mengintensifkan pengawasan tata cara penyembelihan hewan ternak secara Islam atau halal,” ujarnya.

Masih menurut Illiza, produk halal bisa lebih mudah diakses dan dikonsumsi oleh semua kalangan, bahkan di luar negeri sekalipun. “Bagusnya lagi, Indonesia kini punya badan sertifikasi halal sendiri, jadi bisa lebih cepat dalam penerapan di tengah-tengah masyarakat.”

Bukan hanya produk kuliner, Pemko Banda Aceh turut menaruh perhatian terhadap kehalalan obat-obatan dan kosmetik. “Begitu pun program Banda Aceh Kota Parfum Indonesia yang sudah kami canangkan, bahan bakunya kita pastikan semuanya halal,” ujarnya.

Sementara Fertiana Santy mengapresiasi cakupan sertifikasi halal di Aceh yang mengalami surplus dari kuota yang diberikan pemerintah pusat. Adapun pemberlakuan wajib halal akan dimulai Oktober tahun depan terhadap produk makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan berunsur hewani.

Terkait penerbitan sertifikat dan label halal di Aceh yang selama ini dilakukan oleh MPU, pihaknya akan mengambil jalan tengah. “Untuk produk-produk yang beredar di Aceh bisa tetap melalui MPU, tapi yang ke luar Aceh harus dari BPJPH,” ujarnya

Hal yang sama juga berlaku untuk produk-produk impor dari luar negeri. “Walaupun sudah ada logo halal dari negara asalnya, harus tetap berdampingan dengan logo halal kita agar bisa masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengharapkan dukungan Illiza dalam kegiatan sosialisasi yang direncanakan digelar BPJPH di Banda Aceh tahun depan. “Tujuan kita supaya tingkat kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk mengonsumsi atau menggunakan produk halal.”

Turut hadir mendampingi Wali Kota Illiza dalam pertemuan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Faisal dan Kadisnaker Banda Aceh Fahmi. Sementara Fertiana datang bersama Kasubdirektorat Kemitraan dan Kerja Sama Yanuar Arief, Kasubbag TU Farham, dan Analis Kebijakan Devita Anggi.

Previous Post

BNPB Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir dan Tsunami di Aceh

Next Post

Wabup Aceh Barat Lepas 92 Kafilah MTQ ke Pidie Jaya

Next Post
Wabup Aceh Barat Lepas 92 Kafilah MTQ ke Pidie Jaya

Wabup Aceh Barat Lepas 92 Kafilah MTQ ke Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Minta Pusat Tuntaskan Tiga Hal untuk Aceh

Mualem Minta Pusat Tuntaskan Tiga Hal untuk Aceh

03/11/2026
Nyan, Inflasi Aceh di Oktober 2026 Capai 5,05 Persen

Nyan, Inflasi Aceh di Oktober 2026 Capai 5,05 Persen

03/11/2026
Ohku, Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap Atas Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur

Ohku, Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap Atas Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur

03/11/2026
Nezar Patria: Startup Aceh Harus Ubah Posisi Selat Malaka Jadi Peluang Pasar Global

Nezar Patria: Startup Aceh Harus Ubah Posisi Selat Malaka Jadi Peluang Pasar Global

03/11/2026
Menko Polkam: Perdamaian Aceh Adalah Aset Berharga yang Harus Dijaga

Menko Polkam: Perdamaian Aceh Adalah Aset Berharga yang Harus Dijaga

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

Enam Desa di Aceh Barat Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com