Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Tiga Orang Pelaku Seni Budaya Jadi Juri Rapai Geleng di Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo Abdya 2025

redaksi by redaksi
01/11/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Tiga Orang Pelaku Seni Budaya Jadi Juri Rapai Geleng di Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo Abdya 2025

BLANGPIDIE – Tiga orang tokoh Seni Budaya Aceh menjadi Juri pada perlombaan Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten setempat, Sabtu malam (01/11/2025).

Tiga orang juri tersebut ialah, Rusdy Ahmad, yakni Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Abdya, Iman Juaini, MA yang merupakan Juri dari Provinsi Aceh, salah satu pakar Rapai Geleng dan Syeh Nasrudin (Pembina Sanggar Seni Rapai Geleng Bujang Juara, yang juga turunan ke 5 dari penggarap pertama Rapai Geleng.

Perlombaan Rapai Geleng tersebut juga disaksikan langsung oleh Ketua Panitia Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo, Gusvizarni, S. Pd yang juga merupakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Daya.

Untuk diketahui, ada 19 grup Rapai Geleng tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat yang sedang bersaing di pentas utama Abdya Meusyuhu di Gor Sigupai Arena, Guhang Blangpidie tempat Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo tersebut.

Adapun Grup-grup Rapai Geleng yang tampil yaitu SDN 6 Blangpidie, MIN 11 Abdya, MIN 13 Abdya, SDIT Muhammadiyah Manggeng, SDN 1 Blangpidie, dan SDN 10 Tangan-Tangan.

Kemudian, SMPN 1 Blangpidie, MTsN 1 Abdya, SMPN Unggul Tunas Bangsa, SMPN 1 Kuala Batee, MTsN 4 Abdya, SMPN 1 Manggeng, MTsN 2 Abdya, SMP Jabal Nur Jadid, SMP Rabbani Quran School, SMPN 1 Tangan-Tangan, SMAN 1 Abdya, MAN Inovasi Abdya, dan SMA Jabal Nur Jadid.

Gusvizarni mengatakan, Kabupaten Abdya dikenal dengan kekayaan budaya dan seni yang luar biasa, salah satunya Rapai Geleng dan karya-karya seni rupa dan musik nuansa lokal lainnya.

“Sanggar-sanggar seni di daerah kita memiliki peran penting tidak hanya sebagai wadah ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai penjaga warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Semo melalui kegiatan ini, dapat melahirkan bibit baru pelaku seni dan budaya di Abdya, sebagai upaya menghidupkan dan melestarikan budaya lokal.

“Dengan manajemen yang baik, sanggar-sanggar seni dapat menjadi lebih efektif dalam mengembangkan potensi seni dan budaya, meningkatkan kualitas karya seni, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan budaya daerah,” ucapnya.

Selain itu, dengan manajemen yang efektif juga akan membantu sanggar-sanggar seni dalam menghadapi tantangan zaman, seperti pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan pengembangan karya seni. Dalam konteks pembangunan daerah, seni dan budaya memiliki peran strategis dalam meningkatkan pariwisata, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan masyarakat.

“Sanggar-sanggar seni yang dikelola dengan baik terutama Rapai Geleng dapat menjadi magnet bagi wisatawan budaya, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya seni lokal, serta membuka peluang ekonomi bagi seniman dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Previous Post

Dosen Arsitektur Unismuh Raih Penghargaan Best Presenter di I-SHAPE 2025 Banda Aceh

Next Post

Alasan Megawati Tak Mau Punya HP: Saya Orang yang Dicari

Next Post
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Tolak Revisi UU TNI dan Polri

Alasan Megawati Tak Mau Punya HP: Saya Orang yang Dicari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com