SIGLI – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menetapkan Maizar Saputra (Hongkong) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pidie untuk masa bakti 2025–2030.
Penetapan tersebut dibaca langsung oleh pimpinan sidang dalam konferensi Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Aceh, Minggu 2 November 2025.
Penetapan mantan kombatan Maizar Hongkong tersebut menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kerja politik serta memastikan jalannya roda partai berjalan sesuai prinsip dan ketentuan organisasi.
Dalam Video yang beredar susunan kepengurusan yang diumumkan, posisi Sekretaris DPC PDI-P kabupaten Pidie oleh Fadhlan Tangse, sementara Bendahara diamanahkan kepada Asril Fadilah (Dekyin).
Maizar Saputra (Hongkong), menyampaikan bahwa amanah tersebut akan menjadi tanggung jawab baginya untuk bekerja sebaik mungkin dalam menjalankan tugas organisasi di 730 gampong dalam 23 kecamatan di kabupaten Pidie.
“Kami akan berupaya menjalankan mandat dengan penuh tanggung jawab, memperkuat koordinasi antar struktur partai, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Semoga langkah ini memberi manfaat yang nyata untuk Pembangunan Kabupaten Pidie,” kata Hongkong.
Dijelaskan Hongkong, pengurus akan melakukan langkah awal berupa koordinasi internal serta penyelarasan agenda kerja sesuai ketentuan organisasi. Upaya tersebut bertujuan untuk memastikan roda organisasi berjalan tertib dan optimal dalam menjalankan fungsi politik, sosial, dan edukatif di tengah masyarakat.
Di Bawah kepengurusan mantan kombatan yang dulu berjuang di hutan, kini berjuang di partai politik demi terwujudnya masyarakat adil makmur, Maizar Hongkong dengan tegas mengatakan akan memperjuangkan aspirasi Publik melalui PDI-P.
“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pidie akan terbuka terhadap aspirasi publik serta siap berperan aktif dalam mendorong terwujudnya tata kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui jalur politik yang demokratis,” kata Maizar Hongkong ketua DPC-PDI Perjuangan yang didampingi langsung Sekretaris Fadlan Nur Tangse.[Mul]










