Banda Aceh – Pedagang sapi asal Kabupaten Aceh Besar Khairuddin mengaku mampu memasok sebanyak 100 ekor sapi dengan berbagai ukuran untuk ibadah kurban Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah penjualan tahun ini naik 30 persen dibanding tahun sebelumnya seiring meningkatnya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban,” kata pedagang sapi asal Gampong Gla Meunasah Baro, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kamis.
Ia menyebutkan pada kurban sebelumnya mampu menjual sebanyak 70 ekor dan pada kurban 2026 melonjak drastis dengan mampu memasok hingga 100 ekor sapi.
Kharuddin merincikan sapi yang dijual di tempat peternakannya mulai dari harga Rp16 juta per ekor sampai dengan Rp72 juta per ekor.
Adapun untuk berat sapi kurban yang terjual di peternakannya tersebut di antaranya ada ukuran 300 kilogram, 500 kilogram, 800 kilogram bahkan ada yang sampai 1 ton.
Pantauan ANTARA di lapangan sapi milik Khairuddin tersebut telah dipesan oleh pembeli dan mitra setianya, ada yang berasal dari perbankan seperti BSI Aceh, instansi pemerintah, universitas dan perorangan.
Ia juga mengaku dengan tingginya minat masyarakat berkurban dirinya bersama peternak lainnya mengalami peningkatan omzet dibanding hari-hari biasa dan hari raya kurban sebelumnya.
“Saat ini kami sedang memproses pengantaran sapi yang sudah dibeli oleh masyarakat dan lembaga ke titik lokasi sesuai dengan permintaan dari para pembeli,” katanya.
Sebelumnya Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Aceh Besar memastikan persediaan hewan ternak di daerah itu mencukupi untuk memenuhi permintaan pada hari pemotongan hewan (meugang) hari raya Idul Adha dan ibadah kurban 1447 Hijriah.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Aceh Besar, Uzir persediaan hewan untuk tradisi meugang dan ibadah kurban di kabupaten itu sebanyak 3.242 ekor terdiri atas sapi jantan 1.643 ekor, kerbau jantan 477 ekor dan kambing sebanyak 1.122 ekor.










