Banda Aceh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh kembali melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin jalan provinsi melalui pekerjaan patching atau penambalan lubang di sejumlah lokasi. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat malam (14/11/2025) di ruas Jalan Cot Iri – Simpang Siron (P.008) Kabupaten Aceh Besar serta Jalan Mayjen T. Hamzah Bendahara (P.010.11.K) Kota Banda Aceh.
PPTK Pemeliharaan Rutin Jalan, Ir. Ruthmilla Devi, ST, MT, M.Si, menyampaikan bahwa pekerjaan patching dengan Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA) pada kedua ruas jalan tersebut juga telah dilaksanakan sesuai dengan arahan Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST.
“Kegiatan ini bertujuan menjaga kondisi jalan tetap baik, meningkatkan keselamatan, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Kami berharap pemeliharaan rutin seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala,” ujar Ruthmilla.
Teknologi CPHMA memungkinkan aspal Buton yang diproses panas dapat digunakan dalam kondisi dingin, sehingga lebih praktis dan fleksibel, termasuk untuk wilayah yang sulit dijangkau peralatan produksi aspal panas.
“CPHMA menjadi solusi efektif karena tidak hanya menutup lubang, tetapi juga memperpanjang umur perkerasan dan mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut. Ini sangat penting bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor,” jelasnya.
Ruthmilla menambahkan bahwa metode patching dengan CPHMA dinilai lebih cepat dan efisien, serta mampu menekan biaya dibandingkan rekonstruksi total. Pemeliharaan ini juga mendukung kelancaran lalu lintas dan mengurangi potensi kerusakan kendaraan.
Pekerjaan patching malam hari dimulai sejak pukul 21.00 WIB, didukung oleh tim teknis UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I, di antaranya Kasi Pelayanan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Ir. Ridhwan, ST, serta pembantu PPTK Ir. Abu Kasim, ST., Sofian, ST., dan Surya Elviyardi.
Dinas PUPR Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pemeliharaan jalan provinsi dengan memanfaatkan teknologi tepat guna seperti CPHMA. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan infrastruktur jalan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat Aceh.










