Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

TNI Perkuat Pertahanan Tiga ‘Titik Strategis’ Jakarta, Aceh, Papua

redaksi by redaksi
25/11/2025
in Nanggroe
0
TNI Perkuat Pertahanan Tiga ‘Titik Strategis’ Jakarta, Aceh, Papua

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Sekretaris LPTTN Priscilia Waworuntu menumpangi satu mobil buggy saat akan meninjau operasional SMA Taruna Nusantara, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (14/1/2025). (ANTARA/Ananto Pradana)

Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan TNI dikerahkan untuk memperkuat pertahanan di tiga titik strategis di Indonesia yakni Jakarta, Aceh dan Papua.

Tiga wilayah itu dikatakan Sjafrie menjadi Center of Gravity yang menjadi tolok ukur keamanan Indonesia.

“Kita sudah menetapkan tiga Center of Gravity yang harus kita jamin faktor keamanannya dalam rangka menunjang kegiatan, baik itu kegiatan sosial maupun kegiatan ekonomi serta pembangunan,” kata Sjafrie usai di gedung parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin.

Sjafrie mengatakan, Jakarta menjadi titik prioritas pertama yang harus diamankan lantaran menjadi tempat berputarnya aktivitas pemerintahan pusat sekaligus salah satu pusat perekonomian.

“Jakarta sendiri kita amankan baik dari pengamanan pantai, maupun pengamanan udara, serta pengamanan di darat kita lakukan,” jelas Sjafrie.

Sjafrie melanjutkan, Aceh menjadi titik prioritas kedua peningkatan pengamanan karena berlokasi di ujung barat wilayah Indonesia.

Terakhir, pihaknya akan memperkuat wilayah Papua yang menjadi sisi paling timur Indonesia.

Di wilayah Papua, Sjafrie akan memerintahkan TNI untuk menerapkan metode smart approach atau pendekatan pintar untuk menciptakan keamanan di Papua.

“Kita akan menempatkan pasukan di Papua dan menerapkan satu metode yang kita sebut smart approach. Di mana antara soft approach, pendekatan teritorial, dan hard approach yaitu operasi taktis, kita gabungkan,” kata Sjafrie

Sjafrie menjelaskan, soft approach atau pendekatan teritorial dilakukan dengan cara tindakan yang berkaitan dengan kegiatan humanis.

Ragam kegiatan humanis itu harus diberikan TNI agar masyarakat merasakan kehadiran prajurit sebagai representasi pemerintah dalam membantu rakyat Papua.

Di sisi lain, Sjafrie memastikan TNI juga akan melalukan hard approach melalui operasi penindakan jika ke depan terjadi upaya penyerangan yang dapat menciptakan situasi tidak aman di Papua.

Dengan penguatan pertahanan di tiga titik itu, Sjafrie memastikan seluruh program strategis pemerintah di bidang pertahanan maupun penguatan perekonomian dapat dijalankan dengan maksimal tanpa adanya gangguan.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkab Aceh Besar Komit Terus Jaga Inflasi Daerah Jelang Akhir Tahun

Next Post

Aceh Siapkan Mitigasi dan Rencana Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025

Next Post
Aceh Siapkan Mitigasi dan Rencana Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025

Aceh Siapkan Mitigasi dan Rencana Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com